Connect With Us

13 Tahun Dipenjara, TKI Asal Madura Dipulangkan

| Rabu, 21 Maret 2012 | 17:39

TKI. (tangerangnews / rangga)



TANGERANG-Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Madura, Jawa Timur, Hafidz Bin Kholil Sulam, yang divois hukuman mati di Arab Saudi, akhirnya dibebaskan setelah 13,5 tahun mendekam di penjara. Ia kemudian dipulangkan ke Indonesia oleh BNP2TKI, Satgas TKI dan KJRI Jedah.

Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mengatakan, Hafidz divonis hukuman mati karena kasus pembunuhan. Ia dipenjara sejak tanggal 1 Januari 1999. "Prosesnya cepat, karena Hafidz mengaku bersalah, pengadilan lanngsung memvonisnya hukuman pancung pada tanggal 25 Mei 1999" katanya.

Ia mengaku, sempat mendapat kendala dalam proses pembebasaan Hafidz. Selama 13,5 tahun, pemerintah terus melobi keluarga korban untuk memberikan maaf kepada Hafidz.

"Keluarga korban tidak mau memberikan maaf. Tapi Presiden SBY memberikan surat kepada Pemerintah Arab Saudi untuk penundaan hukuman pancung. Penundaan ini berlangsung hingga 9 tahun, padahal batas waktu penundan cuma 5 tahun. Akhirnya setelah melobi-lobi, keluar angka tebusan sebesar 400 ribu, untuk syarat pembebasan Hafidz," katanya.

Sementara Hafidz mengaku bersyukur telah bisa bebas dari hulkuman mati. Ia juga menyatakan terima kasih kepada Presiden SBY, BNP2TKI, Satgas TKI dan KJRI Jedah yang membantu proses pembebasan dirinya.

"Alhamdulilah saya bisa bebas. Saya menyatakan terima kasih yang sebesar besarnya," katanya.

Ayah satu anak ini mengaku hilaf telah membunuh korban yang masih saudaranya yakni H Hosen. Ia sendiri telah bekerja di Arab Saudi sejak tahun 1993 sebagai supir pribadi. "Saya hilaf melakukannya. Saya tidak kan bekerja disana lagi. Mau berkumpul bersama keluarga di kampung halaman saja," katanya.(RAZ)
WISATA
10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

10 Makanan Italia Selain Pizza yang Tak Kalah Dikenal

Senin, 2 Februari 2026 | 10:39

Kuliner Italia memang sangat mendunia, dan tak bisa dimungkiri, pizza menjadi salah satu ikonnya. Namun, apakah Anda tahu jika sebenarnya ada begitu banyak hidangan Italia lain yang kelezatannya tak kalah populer?

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Dicibir Netizen, Pemkot Tangerang Jelaskan Alasan Perbaikan Jalan Rusak Pakai Paving Block

Rabu, 4 Februari 2026 | 23:51

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menjelaskan alasan penggunaan paving block untuk memperbaiki jalan rusak di Kota Tangerang.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill