Connect With Us

Puluhan Reptil Berbisa Diselundupkan di Bandara

| Jumat, 1 Februari 2013 | 22:31

Petugas Bea dan Cukai Bandara Internasional Soekarno-Hatta mengamankan ular langka. (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Puluhan jenis reptil langka dan berbisa yang akan diselundupkan ke Rusia berhasil digagalkan oleh Petugas Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Bandara Soekarno Hatta, Jumat (1/2). Hewan tersebut diselundupkan melalui tas penumpang seorang warga negara Rusia.
 
Didalam tas tersebut terdapat satu ekor ular kobra lusistik berwarna putih, empat ekor ular malayan vit viper yang sangat berbisa, delapan ekor ular kobra jawa , empat ekor biawak hijau dan biru, dua ekor tokek lecet, empat ekor cicak terbang dan empat ekor kadal naga.
 
Diduga reptil eksotis langka yang berasal dari Jawa dan Irian ini ini akan di jual ke kolektor reptil di jual di Eropa karena yang cukup tinggi.
 
Saat ini, puluhan reptil yang terdiri dari ular berbisa dan kadal tersebut di amankan petugas Balai Karantina Hewan Ikan Dan Tumbuhan Bandara Soekarno Hatta. Sedangkan pemilik tas yang merupakan warga negara Rusia berhasil lolos.(RAZ) 
KAB. TANGERANG
Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Pengusaha di Kabupaten Tangerang Akui Sulit Terapkan UMK 2026

Kamis, 5 Februari 2026 | 12:34

Penerapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) tahun 2026 dinilai masih menjadi kendala tersendiri bagi dunia usaha di Kabupaten Tangerang.

BISNIS
Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Kopi Jembatan Berendeng Racikan Siswa PKBM Jadi Oleh-oleh Baru Kota Tangerang

Senin, 2 Februari 2026 | 23:00

Kota Tangerang baru saja kedatangan primadona baru di dunia kuliner dan buah tangan. Kopi Tangerang Cap Jembatan Berendeng (CJB) hadir sebagai ikon oleh-oleh yang lahir dari semangat edukasi dan kewirausahaan anak muda.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill