Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Memasuki H-2 Lebaran, ribuan pemudik yang memadati Pelabuhan Merak digegerkan penemuan benda mencurigakan yang diduga bom
Benda tersebut diletakkan di ventilasi toilet perempuan dekat pintu keluar pemudik pejalan kaki Rabu (15/7) sekitar pukul 00.30. Dugaan itu mengemuka lantaran ada kabel yang menjulur pada benda yang terbungkus tersebut.
Informasinya, penemuan benda mencurigakan itu bermula ketika seorang pemudik hendak pergi ke toilet dan melihat benda tersebut. Karena takut dan curiga, dia langsung melaporkan hal itu kepada polisi agar dapat segera ditindaklanjuti.
Kapolres Cilegon Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Anwar Sunarjo menjelaskan, pihaknya mendapat laporan bahwa ada benda mencurigakan diduga bom- di sebuah toilet umum.
"Kami menerima laporan dari petugas kebersihan bahwa ditemukan sebuah benda mencurigakan yang diduga sebagai bom," katanya kemarin di Cilegon, Banten.
Untuk memastikan keamanan di Pelabuhan Merak, tim gegana (penjinak bom) Brimob Polda Banten langsung menangani kasus tersebut. Benda yang diduga bom itu langsung diamankan dan dibawa ke Mako Brimob Polda Banten. "Sudah ditangani tim gegana. Barangnya juga sudah dibawa ke markas," ujarnya.
Kapolda Banten Brigjen Boy Rafli Amar menegaskan bahwa benda mencurigakan yang menggemparkan pemudik di Pelabuhan Merak tersebut bukan bom. "Tadi sudah dicek dan isinya bukan berupa bahan peledak. Hanya dibikin seolah mirip bahan peledak. Kejadian ini hanya ingin membuat suasana takut di pelabuhan dan pemiliknya ingin menjadikan kawasan pelabuhan tidak kondusif," terangnya.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews