Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun
Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANG - Mewabahnya kasus DBD di Provinsi Banten menyebabkan banyaknya permintaan trombosit ke Palang Merah Indonesia. Karena itu PMI di seluruh Provinsi Banten diminta untuk meningkatkan penyediaan darah.
"Banyaknya DBD jadi kebutuhan darah untuk komponen trombosit meningkat. Kita sudah himbau agar PMI bissa meningkatkan penyediaan agar kebutuhan pasien DBD terpenuhi," ujar Ketua PMI Banten Ratu Tatu Chasanah, saat melakukan pelantikan pengurus PMI KotaTangerang di Hotel Allium, Poris Plawad, Jumat (19/2/2016).
Ketua PMI Kota Tangerang Kuswarsa mengatakan, permintaan trombosit di PMI Kota Tangerang masih tercover. Endemy DBD sendiri belum sampai ke Kota Tangerang.
"Kebutuhan paling banyak ke luar Tangerang. Kalau di Kota Tangerag kasusnya tidak terlalu banyak," jelasnya.
Kepala Tata Usaha Unit Transfusi Darah PMI Kota Tangerang Mustofa Kamaludin mengatakan, untuk permintaan trombosit dari pasien DBD memang mengalami peningkatan, namun tidak terlalu besar, hanya sekitar 10 persen.
"Permintaan per hari hanya 40-50 kantong darah. Itu juga paling banyak luar Tangerang, seperti Banten dan Jakarta. Jadi stok masih aman dan kita tidak keteteran dalam memenuhi permintaan," paparnya.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Jelang malam pergantian tahun, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus melakukan persiapan dengan mengerahkan 150 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan selama momentum Tahun Baru 2026 nanti.
Menjelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang melakukan langkah preventif ketat di sektor transportasi udara.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews