Connect With Us

Debat Publik Pilkada Banten, Ini Janji 2 Kandidat

Denny Bagus Irawan | Rabu, 28 Desember 2016 | 15:00

Debat Publik Pilkada Banten 2017. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Debat publik Pilkada Banten disiarkan langsung di Metro TV semalam. Dalam debat tersebut, kedua pasangan kandidat tampak kaku dan masih demam panggung.  Kedua pasangan saat diminta moderator untuk menyampaikan visi misinya terlihat masih belum lepas. 

Wahidin Halim misalnya, dia  emosi dengan penonton yang mencibirnya kala dia menyampaikan bahwa dia bersama Andhika Hazrumy anti terhadap korupsi.  Pada bagian ini, Wahidin sempat mengomel kepada penonton yang mencibirnya. 

Sedangkan Rano terlihat keserimpet saat menyampaikan visi misinya ketika menyebutkan kata selaras untuk diteruskan calon Embay Mulya Syarif.  Wahidin Halim mengatakan, Banten harus maju, sejahtera dalam kondisi masyarakatnya yang berahlakul karimah. "Pendidikan harus maju, kita anti korupsi.  Berikutnya kesehatan, masyarakat harus berkualitas. Orang Banten harus sehat.  Kita bangun infrastruktur yang memadai. Biayai kesehatan pernah saya lakukan selama 10 tahun. Dengan KTP gratis. Cukup KTP gratis," ujarnya. 

Andhika lalu melanjutkan, untuk pembangunan Banten harus dilihat dari tiga dimensi tentang penguatan sumber daya masyarakat.  Namun, putra dari mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu kehabisan waktu. Andhika tidak sempat melanjutkan penyampaian visi misi. 

Sedangkan Rano Karno menyempatkan diri untuk mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Tangerang yang tepat hari itu berusia 73 tahun. Dia lalu melanjutkan menyampaikan visi misinya. 

"16 tahun lalu Banten berdiri dengan tujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya. Satu setengah tahun saya bekerja keras sebagai gubernur definitif. Namun, rasanya belum cukup untuk mengatasi kesenjangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteran masyarakat. Infrastruktir juga harus ditangani serius. Hal ini diperparah oleh korupsi sebagai warisan dari masa lalu yang harus diselesaikan," katanya.

"Banten harus bangkit maju dan sejahtera. Meningkatkan SDM yang berdaya saing. Memperkuat singergi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten /kota yang seimbang dan selaras," katanya. 

Sedangkan Embay Mulya Syarif mengatakan, sebagai orang yang menjadi pelaku sejarah berdirinya Provinsi Banten dia optimis bisa mensejahterakan masyarakat Banten. “Dan saya sebagai salah seorang pelaku sejarah pendiri Banten akan berusaha memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Banten untuk mewejudkannya bersama Rano Karno,” tuntasnya.

 

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill