Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNews.com-Polri pastikan belum mendapat pemberitahuan resmi keterlibatan seorang wanita asal Serang Banten atas pembunuhan kakak tiri Presiden Korea Utara, Kim Joung-Un, di Bandara Malaysia. Pihaknya pun baru mengetahui hal tersebut dari pemberitaan.
"Baru dari pemberitaan saja, kalau memang benar, ada mekanisme yang harus ditempuh. Ini belum ada pemberitahuan secara formal atau resminya," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli di Polres Metro Tangerang, Kamis (16/2/2017).
Menurutnya, kalaupun ada wanita Indonesia yang dikabarkan terlibat dalam pembunuhan kakak tiri orang nomor satu di Korea Utara itu benar, maka akan ada pemberitahuan penangkapan. Pihak Malaysia pasti akan mengabarkan dan mengkonfirmasi, apakah benar wanita yang dikabarkan bernama Siti Aisha asal Serang Banten itu warga negara Indonesia.
"Proses formal itu butuh beberapa hari, kita tunggu 2-3 hari ini apakah akan ada official laternya. Kalau ditanya sampai hari ini, ya belum ada. Ini kan kerjasama penyelidikan antar negara, jadi butuh waktu," tutur Boy Rafli.
Sementara konfirmasi resmi tersebut belum ada, Boy Rafli mengaku kepolisian Indonesia tidak akan melakukan penyelidikan apapun. Baik menyelusuri keberadaan Siti Aisha di Serang Banten ataupun keaslian passport miliknya.
"Kita belum ada penelusuran ke Serang, tunggu dulu keterangan resmi dari Malaysia," katanya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGTradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Perusahaan perlengkapan olahraga Nike kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1.400 karyawan di berbagai wilayah operasinya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews