Novotel Tangerang Tawarkan Konsep Pernikahan Intimate hingga Outdoor untuk Gen Z
Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:16
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TANGERANGNews.com-Polri pastikan belum mendapat pemberitahuan resmi keterlibatan seorang wanita asal Serang Banten atas pembunuhan kakak tiri Presiden Korea Utara, Kim Joung-Un, di Bandara Malaysia. Pihaknya pun baru mengetahui hal tersebut dari pemberitaan.
"Baru dari pemberitaan saja, kalau memang benar, ada mekanisme yang harus ditempuh. Ini belum ada pemberitahuan secara formal atau resminya," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli di Polres Metro Tangerang, Kamis (16/2/2017).
Menurutnya, kalaupun ada wanita Indonesia yang dikabarkan terlibat dalam pembunuhan kakak tiri orang nomor satu di Korea Utara itu benar, maka akan ada pemberitahuan penangkapan. Pihak Malaysia pasti akan mengabarkan dan mengkonfirmasi, apakah benar wanita yang dikabarkan bernama Siti Aisha asal Serang Banten itu warga negara Indonesia.
"Proses formal itu butuh beberapa hari, kita tunggu 2-3 hari ini apakah akan ada official laternya. Kalau ditanya sampai hari ini, ya belum ada. Ini kan kerjasama penyelidikan antar negara, jadi butuh waktu," tutur Boy Rafli.
Sementara konfirmasi resmi tersebut belum ada, Boy Rafli mengaku kepolisian Indonesia tidak akan melakukan penyelidikan apapun. Baik menyelusuri keberadaan Siti Aisha di Serang Banten ataupun keaslian passport miliknya.
"Kita belum ada penelusuran ke Serang, tunggu dulu keterangan resmi dari Malaysia," katanya.
Tren pernikahan di kalangan generasi muda, khususnya Gen Z, mengalami pergeseran yang cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
TODAY TAGSeorang wanita berinisial HCTW, 20, ditangkap polisi setelah diduga mencoba menjual emas palsu di sebuah toko emas di kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews