Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNews.com-Polri pastikan belum mendapat pemberitahuan resmi keterlibatan seorang wanita asal Serang Banten atas pembunuhan kakak tiri Presiden Korea Utara, Kim Joung-Un, di Bandara Malaysia. Pihaknya pun baru mengetahui hal tersebut dari pemberitaan.
"Baru dari pemberitaan saja, kalau memang benar, ada mekanisme yang harus ditempuh. Ini belum ada pemberitahuan secara formal atau resminya," ujar Kepala Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli di Polres Metro Tangerang, Kamis (16/2/2017).
Menurutnya, kalaupun ada wanita Indonesia yang dikabarkan terlibat dalam pembunuhan kakak tiri orang nomor satu di Korea Utara itu benar, maka akan ada pemberitahuan penangkapan. Pihak Malaysia pasti akan mengabarkan dan mengkonfirmasi, apakah benar wanita yang dikabarkan bernama Siti Aisha asal Serang Banten itu warga negara Indonesia.
"Proses formal itu butuh beberapa hari, kita tunggu 2-3 hari ini apakah akan ada official laternya. Kalau ditanya sampai hari ini, ya belum ada. Ini kan kerjasama penyelidikan antar negara, jadi butuh waktu," tutur Boy Rafli.
Sementara konfirmasi resmi tersebut belum ada, Boy Rafli mengaku kepolisian Indonesia tidak akan melakukan penyelidikan apapun. Baik menyelusuri keberadaan Siti Aisha di Serang Banten ataupun keaslian passport miliknya.
"Kita belum ada penelusuran ke Serang, tunggu dulu keterangan resmi dari Malaysia," katanya.
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang terus mengkaji serta memantau perkembangan sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
Sebanyak 1.422 siswa dan mahasiswa telah mengikuti program Srikandi Goes to School & Campus yang dijalankan PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN hingga semester I 2026.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews