Connect With Us

Hadapi MK, Kubu Wahidin-Andika Disebut Ketar-ketir

Denny Bagus Irawan | Jumat, 3 Maret 2017 | 13:00

Mahkamah Konstitusi (MK) (tangerangnews / dira)

 

TANGERANGNews.com-Persoalan upeti, korupsi dan kekuasaan dalam Pilkada  di Banten kini sudah memasuki babak saling tuding. 

Sukatma, pengacara  Ratu Atut Chosiyah, kembali membuat kejutan dengan melempar fitnah yang ditujukan kepada Rano Karno. 

 

Sukatma menuduh Rano telah menerima uang dari hasil korupsi Ratu Atut Chosiyah.  Namun, hal itu dianggap kubu Rano adalah blunder baru. Sebab, Rano tak pernah ada kaitan dalam korupsi yang membelut Atut. 

 

Sebagaimana diketahui, Andika yang merupakan putera sulung Atut sudah berulang kali menjalani pemeriksaan oleh KPK terkait kasus korupsi alkes yang disutradarai ibu kandungnya. Besar dugaan,Andika lah yang sebetulnya dianggap mengetahui dan terlibat dalam kasus tersebut.

 

Tim hukum Rano Karno, Badrul Munir, dalam keterangannya menjelaskan, manuver Sukatma adalah bentuk kepanikan yang dilakukan untuk mengalihkan isu seputar gugatan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).  

 

Serentetan daftar kecurangan yang perlahan-lahan terkuak mulai menyeret sejumlah nama kunci yang duduk dalam tim pemenangan resmi yang didaftarkan ke KPU Banten.

 

Badrul juga menjelaskan, kepanikan lain terkait money politic yang melibatkan seorang pengurus PMI di Ciruas, Serang, yang diduga mendapat perintah dari Ketua PMI setempat. 

 

 

Ketua PMI tersebut pada saat yang sama juga terdaftar dalam tim resmi yang didaftarkan ke KPU. "Bukti terkait money politic di Ciruas itu terlalu terang benderang. Pelaku dan para saksi sudah menyebutkan sejumlah nama kunci yang bisa membawa konsekuensi hukum diskualifikasi di pihak lawan. Kami bisa memahami kalau tim lawan tengah depresi berat karena sanksi yang bisa menimpa mereka adalah diskualifiksi," terang Badrul saat dihubungi melalui sambungan telefon.

 

Ditanya lebih jauh mengenai tuduhan yang digulirkan oleh Sukatma, Badrul Munir tertawa dan enggan memberi tanggapan. 

 

"Bagi sebagian orang, mencari makan dari memfitnah orang lain itu ternyata halal," tutup Badrul tanpa menjelaskan kepada siapa pernyataannya itu ditujukan.

 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill