Connect With Us

Bea Cukai Banten Sita Ribuan Miras & Rokok Ilegal Bernilai Miliaran Rupiah

Yudi Adiyatna | Senin, 18 Desember 2017 | 13:00

Kepala Kanwil Bea Cukai Banten Decy Arifinsjah bersama Kodim 0506 Tangerang Letkol (Inf) Gogor, dan Wakapolres Tangsel Kompol Bachtiar Alponso saat menunjukkan barang bukti hasil operasi Ampadan, Senin (18/12/2017) (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kantor Bea Cukai Wilayah Banten berhasil mengamankan potensi kerugian negara senilai miliaran rupiah  dari hasil razia terhadap barang-barang kena cukai ilegal, dalam Operasi Patuh Ampadan yang digelar selama Oktober hingga Desember 2017.

Kepala Kanwil Bea Cukai Banten Decy Arifinsjah menerangkan, barang -barang kena cukai yang berhasil disita pihaknya diantaranya minuman beralkohol, rokok dan ethyl alkohol dengan nilai barang mencapai Rp 2,36 miliar dan potensi kerugian negara Rp 1,09 miliar. Barang barang tersebut disita dari 28 kali penindakan yang dilakukan.

"Dari 28 total penindakan, kami berhasil amankan 29.803 botol minuman ilegal, 18.800 liter ethil alkohol dan rokok sebanyak 236.000 batang," terang Kepala Kanwil Bea Cukai Banten saat menggelar rilis barang bukti hasil operasi di Kantor Bea Cukai Banten, Serpong, Tangsel, Senin (18/12/2017).

Sementara itu, kepala bidang penindakan dan penyidikan Kanwil Bea Cukai Banten Winarko DS mengatakan, penyitaan barang-barang tersebut dilakukan karena keseluruhan barang itu tidak dilengkapi cukai sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

"Tidak dilengkapi pita cukai atau pita cukai palsu dan cukai yang bukan untuk peruntukkannya," terang Winarko.

BACA JUGA :

Dari hasil penindakan tersebut, pihak bea cukai yang bekerjasama dengan aparat keamanan berhasil mengamankan 4 orang yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya diamankan dari sebuah pabrik penjualan minuman beralkohol ilegal di wilayah Lebak, Banten dan juga tersangka lainnya penjual minuman beralkohol tanpa dilekati pita cukai.

" Tersangka ada 4 orang, 3 orang sudah diserahkan ke Kejati Banten, satu orang lagi masih tahap 1 dan kita titipkan di Rutan Salemba," terangnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

KOTA TANGERANG
Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Warga Ciledug Gadai NMAX, Sudah Dilunasi Motor Malah Pindah Tangan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40

Aksi penggelapan sepeda motor bermodus gadai terjadi di Ciledug, Kota Tangerang. Satu unit Yamaha NMAX milik korban, Edy Maulana, sempat berpindah tangan hingga ke wilayah pesisir Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill