Connect With Us

Polisi Sebut Pembacok 3 Warga di Cilegon 10 Orang

Mohamad Romli | Selasa, 25 Juni 2019 | 18:04

Bahrul Ulum, 16, korban pembacokan pada Selasa (26/6/2019) dini hari saat mendapatkan penangan medis di Rumah Sakit Krakatau Medika. (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resort (Polres) Cilegon menyelidiki kasus pembacokan oleh orang tak dikenal terhadap 3 orang warga di Cilegon oleh orang tak dikenal.

"Iya benar (ada peristiwa pembacokan), lagi diselidiki, saksi-saksi masih diperiksa," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra, Selasa (25/6/2019).

Pihak kepolisian belum membeberkan secara lugas kronologis kejadian. Proses penyelidikan masih berlangsung, korban belum bisa dimintai keterangan lantaran kondisinya tidak memungkinkan.

BACA JUGA:

"Kalau korban belum (dimintai keterangan) karena kondisinya masih tidak memungkinkan buat dimintai keterangan," ujarnya.

 

Dia meminta awak media bersabar agar peoses penyelidikan berjalan lancar hingga para pelaku tertangkap. Menurutnya, ada sekitar 10 orang pelaku yang terlibat pengeroyokan tersebut.

"Ada sekitar 10 orang, intinya masih proses penyelidikan," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, dua peristiwa pembacokan terjadi di Kota Cilegon dengan korban Bahrul Ulum, 16. Ia dibacok oleh sekelompok orang di daerah Cikerut, Kecamatan Cibeber saat melaju diatas sepeda motornya, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 00.15 WIB.

Kemudian peristiwa kedua terjadi di Kompleks Krakatau Steel, dua orang jadi korban pembacokan hampir diwaktu bersamaan. Identitas korban di TKP belum diketahui. Dua korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit Krakatau Medika. (MI/MRI/RGI)

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Guru, Nakes, Damkar, hingga Satpol PP Paruh Waktu Naik Status Jadi Penuh Waktu Per 1 Januari 2027

Jumat, 6 November 2026 | 16:28

Pemerintah secara resmi memutuskan akan mengubah status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu mulai 1 Januari 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill