ARYADUTA Country Club Gelar Tennis Coaching Clinic Digelar, Peserta Bisa Belajar Langsung dari Pelatih Internasional Coach Wibowo
Jumat, 4 September 2026 | 12:17
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resort (Polres) Cilegon menyelidiki kasus pembacokan oleh orang tak dikenal terhadap 3 orang warga di Cilegon oleh orang tak dikenal.
"Iya benar (ada peristiwa pembacokan), lagi diselidiki, saksi-saksi masih diperiksa," kata Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Perdana Putra, Selasa (25/6/2019).
Pihak kepolisian belum membeberkan secara lugas kronologis kejadian. Proses penyelidikan masih berlangsung, korban belum bisa dimintai keterangan lantaran kondisinya tidak memungkinkan.
BACA JUGA:
"Kalau korban belum (dimintai keterangan) karena kondisinya masih tidak memungkinkan buat dimintai keterangan," ujarnya.
Dia meminta awak media bersabar agar peoses penyelidikan berjalan lancar hingga para pelaku tertangkap. Menurutnya, ada sekitar 10 orang pelaku yang terlibat pengeroyokan tersebut.
"Ada sekitar 10 orang, intinya masih proses penyelidikan," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, dua peristiwa pembacokan terjadi di Kota Cilegon dengan korban Bahrul Ulum, 16. Ia dibacok oleh sekelompok orang di daerah Cikerut, Kecamatan Cibeber saat melaju diatas sepeda motornya, Selasa (25/6/2019) sekitar pukul 00.15 WIB.
Kemudian peristiwa kedua terjadi di Kompleks Krakatau Steel, dua orang jadi korban pembacokan hampir diwaktu bersamaan. Identitas korban di TKP belum diketahui. Dua korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit Krakatau Medika. (MI/MRI/RGI)
ARYADUTA Country Club akan menggelar Tennis Coaching Clinic pada 26–27 September 2026.
TODAY TAGPT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Banten memastikan pasokan listrik tetap andal selama Danantara Housing Expo 2026 yang berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews