Connect With Us

Pasir Dikeruk, Nelayan Cilegon Dukung Reklamasi PT Lotte Chemical Indonesia

Muhamad Ikbal | Selasa, 15 Oktober 2019 | 10:09

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilegonm menggelar Kegiatan do'a bersama dan pembagian sembako kepada nelayan di Tanjung Peni, Selasa (15/10/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

Cilegon - Nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI)  Cilegon mendukung kegiatan reklamasi dan pengerukan kolam jetty PT Lotte Chemical Indonesia yang dikerjakan PT Seven Gates Indonesia dan PT Boskalis. Reklamasi itu akan mengeruk pasir sebanyak 3,5 juta kubik di Selat Sunda.

Pembangunan pabrik kimia asal Korea Selatan tersebut dinilai telah menguntungkan bagi pelaku usaha dan masyarakat nelayan sekitar. 

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Cilegon, Yayan Hambali mengatakan  kegiatan pembangunan PT Lotte Chemical Indonesia akan memberi pengaruh dan membawa perusahaan terhadap kondisi sosial ekonomi masyarakat sekitar, khususnya nelayan. 

PT Lotte Chemical Indonesia, kata dia sejak dari proses perizinan selalu melibatkan masyarakat nelayan sebagai yang terkena dampak pembangunan .

"Jadi pembangunan Lotte ini telah membuka peluang kesempatan tenaga kerja serta membuka peluang usaha bagi para pengusaha lokal," ungkap Yayan Hambali usai acara do'a bersama dan pembagian sembako kepada nelayan di Tanjung Peni, Selasa (15/10/2019).

Baca Juga :

Yayan berharap kepada PT Seven Gates dan PT Boskalis selaku pelaksana kegiatan reklamasi dan pendalaman kolam jetty PT Lotte Chemical Indonesia selalu bersinergi,  terutama dengan kepentingan  nelayan Cilegon. 

"Kami akan selalu  kawal jalannya reklamasi dan pendalaman kolam untuk jetty Lotte," tuturnya.

Sementara, Kepala Cabang PT Seven Gates Indonesia Cilegon, Himan mengaku berterima kasih adanya dukungan dari masyarakat nelayan terkait dengan kegiatan reklamasi yang pihaknya kerjakan. 

Himan mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk kontribusi kepada masyarakat nelayan. 

"Selama pekerjaan berlangsung kita komitmen untuk memberikan kontribusi kepada mereka (nelayan) , salah satunya akan membangun pangkalan seperti yang mereka usulkan ke kita," kata dia(RMI/HRU)

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

HIBURAN
Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Terinspirasi Sosok Ibu, Koleksi “Garis Tangan” Hadir pada Peringatan Hari Kartini di Tangerang

Rabu, 22 April 2026 | 09:06

Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill