Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Jelang hari raya Idul Adha 2020, Pelabuhan Merak, Banten mulai dipadati pemudik. Penumpang yang berjalan kaki maupun kendaraan pribadi sudah mulai terlihat ramai lalu lalang masuk ke kapal.
Kepadatan penumpang sudah terjadi sejak Rabu (29/7) malam hingga Kamis (30/7) dini hari tadi. Kendaraan pribadi memenuhi kantong-kantong parkir tiap dermaga di Pelabuhan Merak.
"Kalau melihat data dari tahun sebelumnya ada peningkatan kalau tidak salah kurang lebih ada 19,1 persen," kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Hasan Lessy kepada wartawan di Merak, Kamis (30/7/2020).

Meski sudah mengalami peningkatan, pihaknya memprediksi malam ini puncak arus mudim Idul Adha. Para penumpang yang memadati pelabuhan malam tadi menurut data mereka yang akan mudik ke Palembang dan Bengkulu.
"Namun itu prediksi bahwa puncaknya hari ini, tapi kalau kami lihat data mungkin orang tinggal di daerah Palembang atau Bengkulu atau Sumatera Selatan yang pulang lebih awal," ujarnya.
PT ASDP sudah mempersiapkan 68 kapal dan 6 dermaga untuk mengangkut pemudik tujuan Sumatera. Namun, per harinya PT ASDP mengopersikan 27-29 kapal. (RMI/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPerubahan nama ini didasari oleh tingginya angka underdiagnosis atau kasus yang tidak terdeteksi di masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews