Connect With Us

Inovatif, Siswa Lebak Kenalkan Literasi Permainan Papan Gambar Bahaya Tsunami

Tim TangerangNews.com | Senin, 13 September 2021 | 12:56

Siswa SMP dan SMA di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten mengenalkan literasi permainan papan yang menggambarkan tentang kesiapsiagaan bahaya tsunami atau "board game tsunami ready". (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com- Siswa SMP dan SMA di pesisir selatan Kabupaten Lebak, Banten, mengenalkan literasi permainan papan yang menggambarkan tentang kesiapsiagaan bahaya tsunami atau board game tsunami ready.

Pengenalan permainan itu untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar juga warga setempat guna kesiapsiagaan ancaman tsunami," kata Inisiator Gugus Mitigasi Lebak selatan, Abah Lala di Panggarangan Kabupaten Lebak, Senin, 13 September 2021, dilansir dari Antara.

Kegiatan pengenalan permainan board game tsunami ready itu dicanangkan UNESCO, IOTIC, PREDIKT Tangguh Indonesia, U-INSPIRE dengan bekerja sama Gugus Mitigasi Lebak Selatan.

Permainan tersebut memberikan edukasi yang menarik dan sangat efektif untuk membangun literasi kebencanaan bagi anak-anak usia sekolah.

Sebab, permainan itu menjadikan pembelajaran bersama orang tua untuk kesiapsiagaan bencana dengan cara yang seru, ujarnya.

"Kami berharap permainan board game tsunami ready bisa dikembangkan di sekolah-sekolah khususnya yang berada dalam zona bencana itu, " katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan board game tsunami ready terbatas karena memang masih dalam kondisi pandemi.

Jadi , jumlah peserta dibatasi hanya 16 siswa dari SMP dan SMA juga melibatkan warga setempat.

"Semua peserta itu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona," katanya menjelaskan.

Sementara itu, perwakilan PREDIKT Tangguh Bencana Indonesia Avianto Amri mengatakan kegiatan pengenalan board game tsunami ready merupakan sebuah permainan papan yang menggambarkan tentang bahaya tsunami dan kesiapan menghadapi bencana tsunami.

Sebab, pesisir Lebak selatan itu merupakan daerah potensi tsunami, sehingga perlu dilakukan upaya pengurangan risiko kebencanaan agar tidak banyak menimbulkan korban jiwa.

Pengenalan permainan itu diharapkan pengetahuan kesiapsiagaan tsunami dapat dilakukan berdasarkan draft Panduan Tsunami Ready yang telah dikembangkan oleh BMKG dan UNESCO.

"Kami berharap permainan game ini bisa menjadi alat bantu edukasi kesiapsiagaan bencana untuk seluruh kelompok masyarakat baik laki- laki dan perempuan untuk seluruh usia," kata Avianto.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Pendaftaran SPMB Banten 2026 Segera Dibuka, Ini Perbedaan Jalur SMA, SMK, dan SKh

Kamis, 23 April 2026 | 18:53

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten segera membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) Negeri Tahun Ajaran 2026/2027.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill