Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat
Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TANGERANGNEWS.com-Warga Kampung Ciburuy, Desa Kubang Jaya, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sebuah kebun, Senin 1 November 2021, kemarin.
Tengkorak manusia itu ditemukan warga setempat sekitar pukul 10.00 WIB. Polisi dari Polsek Petir yang tengah berpatroli di sekitar lokasi melihat kerumunan warga langsung menghampiri. Saat diperiksa, ternyata ada tengkorak manusia yang kondisinya sudah tidak utuh.
"Kita cek memang terlihat tengkorak potongan manusia dalam keadaan tidak utuh, berceceran, sekitar ada 6 potongan kalau di cek awal itu," kata Kanit Provos Polsek Petir Bripka Gelar HN seperti dilansir dari Liputan6, Selasa 2 November 2021.
Ditemukannya kerangka itu berawal dari warga yang mencium bau busuk di sekitar lokasi. Namun ketika itu, mereka masih tidak menghiraukannya.
Hingga Senin pagi, warga baru dibuat geger. Kemudian warga melaporkan temuan itu ke Kapolsek Petir AKP M Nordin yang langsung diteruskan ke Polres Serang.
Tak lama datang tim identifikasi. Jenazah yang tinggal tulang belulang itu kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi.
"Kalau menurut (pemeriksaan) TKP awal, yang hilang itu (satu) kaki berikut jari-jarinya, cuma nanti untuk jelasnya kita tunggu hasil identifikasi, karena tadi kita cek di TKP itu kaki dan jari-jarinya," ungkap Kapolsek Petir AKP M Nordin.
Hingga kini belum diketahi apakah kerangka manusia itu korban pembunuhan, begitu juga identitasnya. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih dalam.
Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.
TODAY TAGSeorang Komika Mega Salsabilah mengaku tidak takut untuk terus mengkritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang soal kebijakan - kebijakan yang dirasa janggal.
Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi
enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews