Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Provinsi Banten terus melakukan pembangunan jalan di Kabupaten Lebak Banten. Saat ini yang tengah dikebut adalah Jalan di Gunung Luhur Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber.
Terlebih jalan tersebut merupakan akses menuju tempat wisata negeri di atas awan yang kini tengah menjadi primadona sejak dibuka.
"Alhamdullilah sejak tahun 2018/2019 ruas jalan Cipanas hingga ruas Citorek (Negeri di atas awan) telah mantap berbeton, dari 59 kilometer tinggal 14 kilometer lagi ke ruas Warungbanten akan dimantapkan di tahun 2022," kata Gubernur Banten Wahidin Halim seperti dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu 10 November 2021.
Pria yang akrab disapa WH ini menjelaskan jalan provinsi ruas Cipanas - Warungbanten, Kabupaten Lebak Banten ini dahulu sebagian adalah milik perusahaan tambang eks-Antam Cikotok.
Pasca penambangan selesai jalan itu, khususnya wilayah Citorek Warungbanten diserahkan kepada Pemprov Banten pada 2005 lalu.
Namun kondisi jalan masih berbatu dan belum teraspal beton.
Di tahun ini Pemprov Banten fokus menangani longsoran jalan dan jembatan Ciberang, yang hanyut diterjang banjir badang.
"Semoga tidak ada kendala agar pembangunan berjalan lancar dan tuntas, sehingga akses masyarakat termasuk akses ke negeri atas awan juga bisa lancar dilalui wisatawan," jelasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPerumahan Mulia Gading Kencana (MGK) di Kibin, Kabupaten Serang, yang dikembangkan oleh PT Infiniti Triniti Jaya, menambah fasilitas kawasan dengan membangun Masjid Ar-Rahmah
Memasuki masa peralihan musim atau pancaroba, masyarakat Kota Tangerang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu.
Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews