Connect With Us

Mobil Bak Bawa 72 Ekor Anjing Diamankan Polda Banten

Tim TangerangNews.com | Rabu, 13 April 2022 | 12:36

Personel Ditpolairud Polda Banten memeriksa mobil bak yang bermuatan 72 ekor anjing. (@TangerangNews / Bidhumas Polda Banten)

TANGERANGNEWS.com-Personel Ditpolairud Polda Banten melakukan pemeriksaan terhadap angkutan jenis mobil bak yang bermuatan 72 ekor anjing yang melaju dari wilayah Cianjur, Jawa Barat dengan tujuan Padang, Sumatera Barat.

Pengemudi mobil yang diperiksa pada Selasa 12 April 2022 tersebut diduga tidak memiliki surat izin dan surat karantina kesehatan hewan. “Benar, telah melakukan pemeriksaan, diduga kendaraan ini pengemudinya tidak memiliki surat perizinan,” ucap Kompol Lis Handaya dari Ditpolairud Polda Banten.

Ia menerangkan, pemeriksaan ini dilaksanakan di kantor Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan di Merak. 

Pemeriksaan ini kemudian diserahkan kepada penyidik kantor Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan Kelas II Banten untuk ditinjau lebih lanjut perkaranya.

“Tindakan pemeriksaan ini dilakukan untuk menghindari adanya jual beli hewan secara ilegal atau hewan-hewan yang digunakan untuk dikonsumsi,” ungkap Lis.

KOTA TANGERANG
Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Modus Gerebek Narkoba, Komplotan Polisi Gadungan Gasak Motor Warga di Kontrakan Tangerang

Senin, 6 Juli 2026 | 22:01

Tim Opsnal Polsek Jatiuwung Polres Metro Tangerang Kota mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan dan pemerasan yang dilakukan komplotan polisi gadungan.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill