Connect With Us

Polda Banten Beri Peringatan Waspada Bencana Bagi Wisatawan Pantai Carita-Anyer

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Mei 2022 | 16:35

Pantai Anyer Banten. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Polda Banten memberi peringatan waspada adanya potensi bencana bagi para wisatawan yang berlibur di Pantai Carita dan Pantai Anyer.

Hal itu berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terkait potensi gelombang tinggi di beberapa perairan di Indonesia termasuk di wilayah Banten, pada Kamis 5 Mei hingga Jumat 6 Mei 2022.

"Kami mengingatkan kepada seluruh wisatawan bahwa berdasarkan informasi dari BMKG mengeluarkan peringatan potensi gelombang tinggi," ujar Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Kamis 5 Mei 2022.

Berdasarkan perkiraan BMKG, ada potensi gelombang tinggi yang disebabkan oleh pola angin dengan kecepatan tinggi.

 

"Kecepatan angin tersebut bisa menyebabkan beberapa area perairan diprediksi mengalami gelombang tinggi, di antaranya di wilayah perairan Banten," ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan soal status siaga Gunung Anak Krakatau yang juga perlu diwaspadai.

"Berdasarkan informasi tersebut, diimbau kepada wisatawan untuk mengutamakan keselamatan dalam berwisata dan tetap mematuhi protokol kesehatan," tuturnya.

KOTA TANGERANG
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bisa Picu Sesak Napas, Ini Penjelasan Dokter Tangerang

Selasa, 8 September 2026 | 19:47

Paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang sempat menyebar di Kota Tangerang Sejak Minggu 6 September 2026 patut diwaspadai, terutama karena partikel abu dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu kesehatan.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Bandara Soekarno-Hatta Kembali Dibuka Layani Penerbangan

Selasa, 8 September 2026 | 12:05

Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Kota Tangerang dinyatakan dapat kembali melayani penerbangan setelah sempat ditutup sementara karena sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill