Connect With Us

BNNP Banten Ungkap Dua Hakim PN Rangkasbitung dan Satu ASN Jadi Tersangka Narkoba

Tim TangerangNews.com | Senin, 23 Mei 2022 | 16:02

BNNP Banten menetapkan dua hakim PN Rangkasbitung, Kabupaten Lebak sebagai tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. (@TangerangNews / Antara)

TANGERANGNEWS.com - Dua hakim Pengadilan Negeri ( PN) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak berinisial YR, 39, dan DA, 39, menjadi tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu seberat 20,634 gram. Selain itu, seorang PNS lain yang menjadi kurir narkoba berinisial RASS, 32, juga menjadi tersangka.

Ha tersebut diungkapkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi  (BNNP) Banten Hendri Marpaung saat menggelar jumpa pers di Serang, Banten, Senin 23 Mei 2022, seperti dilansir dari Antara.

Hendri menyebutkan kedua hakim tersebut masih menjalani pemeriksaan petugas BNNP Banten dan belum dilakukan penahanan. Selain keduanya, BNNP Banten pun memeriksa satu kurir dan seorang asisten pembantu rumah tangga. 

Dijelaskan, pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba yang melibatkan dua hakim PN Rangkasbitung tersebut berawal adanya informasi dari masyarakat bahwa ada pengiriman narkotika melalui jasa pengiriman ata ekspedisi.

Selanjutnya Tim BNNP Banten bersama Bea Cukai Kanwil Banten melakukan penyelidikan dan pendalaman. Kemudian pada Selasa 17 Mei 2022 pukul 10.00 WIB berhasil menangkap RASS di Jalan Ir Juanda Rangkasbitung.

Dari hasil interogasi terhadap RASS itu dikembangkan ke Kantor PN Rangkasbitung dan mengamankan YR. Petugas juga menggeledah ruangan YR dan juga mengamankan DA yang merupakan teman kerja YR. DA ikut menggunakan narkoba bersama dengan YR.

Dari penggeledahan di ruangan kantor YR ditemukan barang bukti satu alat hisap sabu atau bong di laci meja kerja YR, kemudian dua alat hisap sabu serta dua pipet, dan dua buah korek gas dari tas DA.

Kemudian setelah dilakukan penggeledahan, petugas BNNP Banten membuka paket yang sebelumnya diambil oleh RASS. Di dalam paket itu ada dua bungkus plastik klip bening berukuran sedang berisikan narkotika golongan 1 jenis sabu warna putih dan ukuran kecil berisikan narkotika golongan 1 jenis kristal sabu berwarna biru yang pada saat itu belum diketahui beratnya. 

"Kami saat ini terus mengembangkan dan mendalami jaringan dari tersangka itu," kata tegas Hendri.

Hendri meneruskan, pihaknya kini mengamankan barang bukti berupa Resi pengiriman TIKI, empat unit telepon genggam beserta lima SIM Card, satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja 259 ABS beserta STNK.

“Tiga lembar KTP, tiga alat hisap sabu atau bong, dua korek gas, dua pipet dan satu buah kacamata,” tambah dia.

Disebutkan, ketiga tersangka itu dikenakan Pasal 114 dan Pasal 112 ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Selain itu juga Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 127 ayat (1) huruf (a) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

BANTEN
25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

25 Tahun Dibiarkan Rusak, Pemprov Banten Akhirnya Perbaiki Jembatan Piano Penghubung Serang-Tangerang

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:21

Setelah penantian selama 25 tahun, perbaikan Jembatan Piano yang menghubungkan Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang akhirnya mulai dikerjakan.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

KAB. TANGERANG
Anggota TNI AD Ditusuk hingga Tewas di Kelapa Dua Tangerang, 4 Pelaku Diamankan

Anggota TNI AD Ditusuk hingga Tewas di Kelapa Dua Tangerang, 4 Pelaku Diamankan

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:15

Seorang anggota TNI AD berinisial ABS dari satuan YonTP 804 Cenderawasih Papua menjadi korban pengeroyokan dan penusukan hingga tewas di Kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 19 Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill