Connect With Us

Jamaah Ahmadiyah dan Warga Bentrok, Tiga Orang Tewas

| Minggu, 6 Februari 2011 | 19:14

 
TANGERANGNEWS – Warga Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, bentrok dengan Jamaah Ahmadiyah yang berada di Kecamatan tersebut, hari ini. Akibat bentrokan itu, tiga orang dinyatakan tewas, lima orang lainya mengalami luka-luka akibat sabetan golok.
 
Ketiga korban tewas itu yakni Mulyadi dan Tarno warga Kecamatan Cikeusik, sedangkan satu orang korban lainya yakni Jamaah Ahmadiyah bernama Roni warga Jakarta. Selain untuk korban yang mengalami luka-luka yaitu Pipip, Feradias M, Zafarullah, M. Ahmad, Deden Dermawan.
 
Tidak hanya korban tewas dan terluka, akibat bentrokan itu satu unit rumah Jamaah Ahmadiyah rusak, satu unit mobil dibakar dan satu unit mobil AVP dimasukan kedalam jurang.
 
Informasi yang dihimpun, peristiwa bentrokan ini berawal dari kedatangan warga ke Rumah Jemaah Ahmadiyah di Kampung Pasir Peutuy, Desa Umbul, Kecamatan Cikeusik pada pukul 10.45WIB. Kedatangan warga ini untuk meminta kepada pimpinan Ahmadiyah Cikeusik, Subarman dan anggotanya tidak beraktivitas dan menyebarkan ajaran Mirza Ghulam Ahmad di Kecamatan Cikeusik.
 
Namun saat warga datang kerumah yang dijadikan tempat ibadah itu, ternyata telah terdapat puluhan Jamaah Ahmadiyah yang sengaja datang dari berbagai daerah untuk mempertahankan keberadaan tempat tersebut. Para Jamaah Ahmadiyah itu pun telah melengkapi diri dengan senjata tajam.
 
Upaya pembubaran itu pun akhirnya memanas dan berujung terhadap bentrokan yang mengakibatkan seorang warga kampung tersebut terluka akibat terkena bacokan senjata tajam di lengan kananya. Peristiwa itu menambah emosi warga Kecamatan Cikeusik memuncak.
 
Lebih dari seribu warga di kecamatan itu akhirnya berdatangan dan langsung menyerang para Jamaah Ahmadiyah yang mempertahankan rumah tersebut. Bahkan warga juga langsung merusak rumah, membakar mobil dan memasukan satu unit mobil kedalam jurang.
 
Kapolres Pandeglang AKBP Alex Fauji Rasyad mengatakan, akibat bentrokan itu sebanyak tiga orang tewas dan lima orang lainya mengalami luka-luka. Para korban tewas langsung dilarikan ke Rumah Sakit Malingping, Kabupaten Lebak. “Kami masih terus mendata para korban lainya,” kata AKBP Alex Fauzy Rasyad, kemarin.
Sebelum bentorkan terjadi, kata Kapolres Pandeglang, Subarman bersama Sekretaris Jamaah Ahmadiyah Atep, serta keluarganya telah datang ke Polsek Cikeusik untuk meminta pengamana pada Sabtu (5/2) malam. Anggota polsek akhirnya mengamankan para Jamaah Ahmadiyah itu ke Polsek Cikeusik.
 
Namun setelah para Jamaah Ahmadiyah yang ada di Kecamatan Cikeusik itu di amankan di Polsek. Sebanyak 20 orang Jamaah Ahmadiyah dari berbagai kota seperti, Cilegon, Bekasi, Bogor dan Jakarta datang ke rumah itu dengan menggunakan dua mobil.
Saat diminta untuk meninggalkan rumah yang selama ini dijadikan tempat ibadah para Jamaah Ahmadiyah dan diminta untuk pindah ke Polsek Cikeusik, namuan Kata Alex, para Jamaah Ahmadiyah itu menolaknya dengan alasan bisa menjaga diri. “Kejadian bentrokan itu puncaknya pada pukul 10.45 WIB,” katanya. (TM/DIRA DERBY)

BANTEN
Harga BBM di Tangerang per 1 April 2026 Tak Ada Kenaikan, Ini Daftar Lengkapnya

Harga BBM di Tangerang per 1 April 2026 Tak Ada Kenaikan, Ini Daftar Lengkapnya

Rabu, 1 April 2026 | 09:55

Harga bahan bakar minyak (BBM) di Tangerang dan wilayah sekitarnya dipastikan tidak mengalami kenaikan per 1 April 2026.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

PROPERTI
Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Andra Soni Akui Masih Tinggal di Rumah Subsidi, Kredit Sejak 2003

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:24

Gubernur Banten Andra Soni mengungkap kisah pribadinya yang masih tinggal di rumah subsidi hingga saat ini. Cerita itu ia sampaikan saat menghadiri acara Peluncuran BSPS Secara Nasional Tahun Anggaran 2026 dan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill