Connect With Us

Deretan Kasus Perselingkuhan di Tangerang Berujung Penganiayaan hingga Bunuh Diri

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 21 September 2022 | 15:36

Ilustrasi perselingkuhan. (@TangerangNews / iStockphoto/Motortion)

TANGERANGNEWS.com-Perselingkuhan menjadi salah satu masalah kompleks ketika memiliki pasangan. Tentunya akan terasa sangat sakit hati apabila mengetahui pasangan sendiri berselingkuh, sehingga ini menjadi salah satu faktor penyebab retaknya hubungan. 

Mengenai hal itu, dilansir dari Alodokter, perselingkuhan memiliki motif yang berbeda-beda. Pada pria, perselingkuhan dapat bermula dari kurangnya kedekatan emosional dengan pasangan.

Kurangnya kedekatan emosional ini akan berujung pada berkurangnya rasa menghargai satu sama lain. Dari hal itulah kemudian  pria membangun kedekatan emosional dengan orang lain, yang bisa memberikannya penghargaan dan kehangatan.

Lain halnya dengan wanita, perselingkuhan dari wanita seringkali disebabkan karena perasaan kurang dihargai, serta merasa kesepian dan sering diabaikan oleh pasangan.

Wanita membutuhkan sosok yang mengaguminya, sehingga dia merasa dihargai dan diperhatikan oleh pasangan. Namun, jika ia diabaikan oleh pasangannya, perselingkuhan menjadi cara bagi wanita untuk mendapat perhatian yang mereka inginkan dari pria lain.

Masalah perselingkuhan bukanlah hal yang sepele. Sebab, dari perselingkuhan akan berbuntut panjang ke permasalahan lain, bahkan ada yang hingga berujung pada kematian. Berikut ini beberapa kasus perselingkuhan yang pernah terjadi di Tangerang beberapa waktu lalu:

 

1. Perselingkuhan Oknum ASN

Istri seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tangerang berinisial ALH menjadi korban perselingkuhan suaminya berinisial D, yang tinggal bersama perempuan simpanannya tanpa ikatan pernikahan alias kumpul kebo.

Perbuatan sang suami yang bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang itu dinilai sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Evy Clara merusak martabatnya sebagai seorang ASN.

 

2. Pria di Setu Tangsel Dihajar Selingkuhan Istrinya hingga Bonyok

Pria berinisial MR, 28, selain sakit hati telah melihat istrinya selingkuh, ia juga menjadi korban penganiayaan hingga wajahnya babak belur akibat dipukuli oleh selingkuhan istrinya sendiri berinisial DA, 22 di Kampung Setu, RT 15 RW 04, Setu, Tangerang Selatan.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 30 Desember 2021 lalu, tepatnya sekitar pukul 19.30 WIB malam. Saat itu, korban baru menyadari terdapat perselingkuhan di antara istrinya dan pelaku. Padahal, jauh sebelum itu mereka telah saling mengenal. 

Korban pun kaget bukan kepalang. Saat dipergoki, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok hingga berujung pada tindak penganiayaan. 

 

3. Teror hingga Bakar Rumah Gegara Perselingkuhan

Insiden pembakaran rumah pada, Selasa 4 Agustus 2022 lalu, dipicu karena kisah rumah tangga korban bernama Herman, 38, dengan istrinya, SM. Awalnya, Herman bercerai dengan istrinya sejak 2018, karena kehadiran orang ketiga, Sutanto, 38.

Merasa ingin melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius, Susanto pun mulai menyatakan keseriusannya untuk meminang SM. Terlebih, SM telah mengurus perceraian dengan korban.

Namun saat beberapa kali pelaku mengungkapkan perasaannya, SM selalu menghindar dan enggan untuk menjawabnya. Atas hal itu, Susanto pun meneror keluarga Herman dan membakar rumahnya.

 

4. Sakit Hati Diselingkuhi Suami, Wanita di Jombang Tangsel Gantung Diri

Wanita berinisial SM, 30 ditemukan meregang nyawa tergantung pada seutas tali di kediamannya, di Gang Alpukat, RT 04/06, Rawa Lele, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 28 September 2021. Ibu dua anak tersebut, dirundung oleh rasa sakit hati lantaran telah diselingkuhi oleh suaminya.

PROPERTI
Berhasil Kelola 2.304 Ton Sampah di BSD Tangerang, Sinar Mas Land Raih Award4Change

Berhasil Kelola 2.304 Ton Sampah di BSD Tangerang, Sinar Mas Land Raih Award4Change

Kamis, 6 Juni 2024 | 02:53

Sinar Mas Land, melalui proyek townshipnya BSD City, menerima penghargaan bergengsi Award4Change “Circular Township Award” karena dinilai berhasil mengelola 2.304,4 ton sampah dari masyarakat di kawasan tersebut.

TANGSEL
Apakah Skoliosis pada Ibu Hamil Berbahaya? Ini Faktanya

Apakah Skoliosis pada Ibu Hamil Berbahaya? Ini Faktanya

Rabu, 12 Juni 2024 | 15:33

Skoliosis adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung ke samping. Biasanya berbentuk huruf C atau S.

BANTEN
Pemprov Banten Gelontorkan Rp698 Miliar Tangani Stunting

Pemprov Banten Gelontorkan Rp698 Miliar Tangani Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 | 17:20

Pemerintah Provinsi (Pempov) Banten telah alokasikan anggaran sebesar Rp698 miliar lebih dalam rangka penanganan dan pencegahan stunting di tahun 2024.

WISATA
Yuk Ajak Anak Main ke Kampung Dolan Khatulistiwa di Rawa Buntu Tangsel, Ada 20 Permainan Tradisional

Yuk Ajak Anak Main ke Kampung Dolan Khatulistiwa di Rawa Buntu Tangsel, Ada 20 Permainan Tradisional

Selasa, 11 Juni 2024 | 18:47

Kampung ini dibentuk pengembang properti Sinar Mas Land bersama warga pegiat komunitas Mpok Wati (Kelompok Wanita Tangguh dan Berseri), untuk melawan ketergantungan anak pada ponsel

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill