Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Perselingkuhan menjadi salah satu masalah kompleks ketika memiliki pasangan. Tentunya akan terasa sangat sakit hati apabila mengetahui pasangan sendiri berselingkuh, sehingga ini menjadi salah satu faktor penyebab retaknya hubungan.
Mengenai hal itu, dilansir dari Alodokter, perselingkuhan memiliki motif yang berbeda-beda. Pada pria, perselingkuhan dapat bermula dari kurangnya kedekatan emosional dengan pasangan.
Kurangnya kedekatan emosional ini akan berujung pada berkurangnya rasa menghargai satu sama lain. Dari hal itulah kemudian pria membangun kedekatan emosional dengan orang lain, yang bisa memberikannya penghargaan dan kehangatan.
Lain halnya dengan wanita, perselingkuhan dari wanita seringkali disebabkan karena perasaan kurang dihargai, serta merasa kesepian dan sering diabaikan oleh pasangan.
Wanita membutuhkan sosok yang mengaguminya, sehingga dia merasa dihargai dan diperhatikan oleh pasangan. Namun, jika ia diabaikan oleh pasangannya, perselingkuhan menjadi cara bagi wanita untuk mendapat perhatian yang mereka inginkan dari pria lain.
Masalah perselingkuhan bukanlah hal yang sepele. Sebab, dari perselingkuhan akan berbuntut panjang ke permasalahan lain, bahkan ada yang hingga berujung pada kematian. Berikut ini beberapa kasus perselingkuhan yang pernah terjadi di Tangerang beberapa waktu lalu:
1. Perselingkuhan Oknum ASN
Istri seorang oknum aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Tangerang berinisial ALH menjadi korban perselingkuhan suaminya berinisial D, yang tinggal bersama perempuan simpanannya tanpa ikatan pernikahan alias kumpul kebo.
Perbuatan sang suami yang bekerja di Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang itu dinilai sosiolog dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Evy Clara merusak martabatnya sebagai seorang ASN.
2. Pria di Setu Tangsel Dihajar Selingkuhan Istrinya hingga Bonyok
Pria berinisial MR, 28, selain sakit hati telah melihat istrinya selingkuh, ia juga menjadi korban penganiayaan hingga wajahnya babak belur akibat dipukuli oleh selingkuhan istrinya sendiri berinisial DA, 22 di Kampung Setu, RT 15 RW 04, Setu, Tangerang Selatan.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis, 30 Desember 2021 lalu, tepatnya sekitar pukul 19.30 WIB malam. Saat itu, korban baru menyadari terdapat perselingkuhan di antara istrinya dan pelaku. Padahal, jauh sebelum itu mereka telah saling mengenal.
Korban pun kaget bukan kepalang. Saat dipergoki, korban dan pelaku sempat terlibat cekcok hingga berujung pada tindak penganiayaan.
3. Teror hingga Bakar Rumah Gegara Perselingkuhan
Insiden pembakaran rumah pada, Selasa 4 Agustus 2022 lalu, dipicu karena kisah rumah tangga korban bernama Herman, 38, dengan istrinya, SM. Awalnya, Herman bercerai dengan istrinya sejak 2018, karena kehadiran orang ketiga, Sutanto, 38.
Merasa ingin melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius, Susanto pun mulai menyatakan keseriusannya untuk meminang SM. Terlebih, SM telah mengurus perceraian dengan korban.
Namun saat beberapa kali pelaku mengungkapkan perasaannya, SM selalu menghindar dan enggan untuk menjawabnya. Atas hal itu, Susanto pun meneror keluarga Herman dan membakar rumahnya.
4. Sakit Hati Diselingkuhi Suami, Wanita di Jombang Tangsel Gantung Diri
Wanita berinisial SM, 30 ditemukan meregang nyawa tergantung pada seutas tali di kediamannya, di Gang Alpukat, RT 04/06, Rawa Lele, Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Selasa, 28 September 2021. Ibu dua anak tersebut, dirundung oleh rasa sakit hati lantaran telah diselingkuhi oleh suaminya.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGPolresta Tangerang resmi menetapkan Aji Cahyono Putra sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembubaran ibadah dengan membawa senjata tajam (sajam) pada jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) di Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Sebanyak 16 lokasi di Banten masih dalam proses pembangunan jaringan listrik perdesaan. PLN UID Banten menargetkan seluruh jaringan tersebut dapat selesai dan mulai menyala pada akhir Desember 2026.
Sebanyak 6.700 pelari meramaikan Gemilang KORPRI Night Run 2026 di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Sabtu, 10 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews