Connect With Us

Dapat Info Hoax dari Istri Korban, Pria Gelap Mata Bakar Tetangga karena Istrinya Selingkuh 

Tim TangerangNews.com | Senin, 7 Juni 2021 | 13:20

TB Seorang Tersangka Kasus Pembakar tetangganya sendiri hingga tewas. (PMJ / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Seorang pria berinisial M meregang nyawa lantaran mendapat luka bakar sangat parah, yakni 70 persen dari tetangganya sendiri yakni TB.  

Dari informasi yang diperoleh pihak Kepolisian, TB tega membangkar hidup-hidup M lantaran cemburu buta. Tersangka mendengar langsung jika sang istrinya berselingkuh dengan korban. Mirisnya, kabar perselingkuhan itu yang memberitahu istri M atau korban. 

Tak butuh lama bagi polisi untuk mengangkap pelaku pembakaran pada tetangganya sendiri. Polres Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelaku. 

Pembakar tetangga yang sempat buron ini bersembunyi di kawasan Bangun Nusa, Cengkareng, Jakbar, baru-baru ini. Dalam kasus kali ini, penyidik, menetapkan satu tersangka berinisial TB, yang tega membakar korban M pada 31 Maret 2021 lalu. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono menjelaskan, tersangka melakukan aksi nekatnya itu lantaran cemburu, setelah istrinya terlibat perselingkuhan dengan M.   Pelaku TB telah diringkus saat bersembunyi di Cibaliyung, Banten. 

“Kami telah menangkap tersangka yang membakar tetangganya di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat,” jelas Joko seperti dikutip PMJ.

 

Kepada polisi, tersangka mengaku membakar korban lantaran emosi. Tanpa pikir panjang, tersangka menyiramkan cairan tiner pada tubuh korban dan langsung membakarnya. Peristiwa pembakaran tersebut diakui pelaku dilakukannya secara spontan akibat emosi. Pembakaran dilakukan usai mendengar istrinya melakukan hubungan terlarang dengan M.

Saat itu TB dikabari oleh istri korban, dengan tanpa diduga ia langsung menyiapkan sebotol tiner untuk disiramkan ke korban. "Menurut keterangan dari tersangka, aksinya itu spontan karena emosi mendengar informasi dari istri korban bahwa istrinya berselingkuh dengan korban atau dengan istrinya pelaku," tutur Joko.

 

Baca juga:

Joko melanjutkan, di hari pembakaran M pada Senin, 31 Maret 2021 lalu, pelaku sempat berkoordinasi dengan istri korban untuk menanyakan apakah M sudah berada di rumah atau belum.

Saat sudah di rumah, istri korban pun lantas mengabari TB dan pelaku langsung mendatangi kediaman korban untuk menyiramkan tiner ke M yang kemudian disulutkan api.

"Selama korban belum datang, pelaku menunggu informasi dari istri korban terkait keberadaan suaminya," katanya.

 

Setelah diperiksa tersangka berinisial TB pembakar tetangganya mengaku jika informasi perselingkuhan berasal dari istri korban. Jadi korban berinisal M itu difitnah istri sendiri berselingkuh dengan tetangganya. Hal itu lah yang menjadi pemicu tersangka membakar korban berinisial M.

Dijelaskan polisi, korban M meninggal dunia setelah mendapat perawatan intensif di rumah sakit. Korban akhirnya meninggal 10 hari kemudian lantaran luka parah yang dideritanya, mencapai 70 persen. Menurut Joko, kasus perselingkuhan tersebut sering dipergoki oleh istri dan anak korban.

Joko melanjutkan bahwa pelaku tidak melihat perselingkuhan tersebut secara langsung. "Menurut keterangan dari tersangka, aksinya itu spontan karena emosi mendengar informasi dari istri korban bahwa istrinya berselingkuh dengan korban atau dengan istrinya pelaku," terang Joko.

TANGSEL
Dorong Dakwah Digital, Pemkot Tangsel Pasang Wi-Fi Gratis di 755 Tempat Ibadah

Dorong Dakwah Digital, Pemkot Tangsel Pasang Wi-Fi Gratis di 755 Tempat Ibadah

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:58

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengajak seluruh pengurus masjid di wilayahnya untuk mulai mengadopsi teknologi digital.

BISNIS
Gerai Indomaret di Tangerang Tutup Serentak, Ini Penyebabnya

Gerai Indomaret di Tangerang Tutup Serentak, Ini Penyebabnya

Minggu, 31 Mei 2026 | 21:11

Sejumlah gerai Indomaret di Tangerang dan berbagai daerah lainnya dilaporkan tidak melayani pelanggan selama libur nasional pada 31 Mei hingga 1 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Puluhan Pasien Katarak Kurang Mampu di Tangerang Dioperasi dengan Teknik Modern Minim Luka

Puluhan Pasien Katarak Kurang Mampu di Tangerang Dioperasi dengan Teknik Modern Minim Luka

Minggu, 31 Mei 2026 | 19:50

Sebanyak 66 warga kurang mampu di Kabupaten Tangerang mendapatkan layanan operasi mata katarak gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang pada Minggu, 31 Mei 2026.

OPINI
Refleksi Iduladha: Apa yang Sudah Kita Kurbankan?

Refleksi Iduladha: Apa yang Sudah Kita Kurbankan?

Jumat, 29 Mei 2026 | 18:23

Hari ini kita berkumpul di hari yang Agung. Hari pengorbanan, hari ketundukan hamba kepada Sang Khalik Allah Swt., hari raya Iduladha. Iduladha bukan sekadar tentang hewan kurban, juga bukan sekadar takbir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill