Connect With Us

Ngaku ke Istri Positif COVID-19, Pria Ini Ternyata Bertemu Selingkuhan

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 September 2020 | 14:22

Ilustrasi selingkuh. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ada-ada saja kelakuan seorang pria di India. Pria berusia 28 tahun ini nekat menyebut dirinya sekarat karena terinfeksi COVID-19 ke istrinya, demi bisa pergi bersama dengan selingkuhannya.

Disadur dari Times of India, Kamis (17/9/2020), pria asal Navi Mumbai ini awalnya menelpon istrinya. Dia mengaku positif terinfeksi virus corona dan akan mati. Setelah itu, ia langsung menonaktifkan ponselnya.

Sandiwara itu terbongkar saat saudara iparnya, menemukan sepeda motor milik pria tersebut ditinggalkan begitu saja di jalan Vashi, bersama dengan kunci kontak, helm, tas kantor, dan dompet.

Saudara iparnya yang mengenali motor tersebur merasa khawatir. Pihak keluarga istri pun langsung membuat laporan orang hilang demi menemukan pria tersebut.

Atas laporan tersebut, polisi langsung melakukan operasi pencarian. Mulai dari laboratorium pengunjian COVID-19 hingga menyisir sungai Vashi.

Hal itu dilakukan untuk memastikan ia tak melakukan hal buruk dan mengakhiri hidup karena putus asa.

Sanjeev Dhumal, Inspektur polisi yang terlibat dalam pencarian,  mengatakan pihaknya juga melakukan pelacakan ponsel akhirnya menemukan sedikit bukti.

"Minggu lalu, kami telusuri lokasi teleponnya di Indore," ujar Dhumal, sepergi dilansir dari Suara, Jumat (18/9/2020).

Pihak kepolisian mulai curiga dengan hilangnya korban. Ternyata muncul temuan si pria terlibat hubungan gelap.

"Kami tahu bahwa dia telah melakukan perselingkuhan," bebernya.

Pencarian pun diperluas ke Indore, dan benar saja, pria itu dalam keadaan sehat bersama perempuan lain.

Polisi menyebut ia telah menyewa tempat selepas mengubah identitasnya. Pria ini kemudian ditangkap dan dibawa kembali ke Navi Mumbai, pada Rabu (16/9/2020).

"Kami meninggalkan dia dalam tahanan istrinya," tandas Dhumal. (RAZ/RAC)

NASIONAL
Pengusaha Sebut Kesejahteraan Pekerja Tak Bisa Bergantung pada Upah Minimum

Pengusaha Sebut Kesejahteraan Pekerja Tak Bisa Bergantung pada Upah Minimum

Kamis, 16 April 2026 | 08:04

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menilai peningkatan taraf hidup tenaga kerja tidak cukup hanya mengandalkan upah minimum, melainkan harus ditopang oleh peningkatan keterampilan.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill