Connect With Us

Teriakan Wanita di Aeropolis Ternyata Gara-gara Selingkuh

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 26 Maret 2019 | 21:00

Suasana di Apartemen Aeropolis di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang dihebohkan dengan adanya teriakan wanita, Selasa (26/3/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com-Apartemen Aeropolis di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang sempat dihebohkan oleh suara teriakan seorang wanita, Selasa (26/3/2019) petang.

Rupanya teriakan yang membuat hampir seluruh penghuni di kawasan elite tersebut berhamburan keluar tersebut dipicu karena perselingkuhan.

"Jadi teriakan yang berasal dari seorang wanita itu karena masalah pribadi. Masalah perselingkuhan," ujar Achmad Syaefuddin Marketing Communication Aeropolis kepada TangerangNews, Selasa (26/3/2019).

Achmad menerangkan, sepasang suami-istri tersebut merupakan penghuni apartemen setempat. Menurutnya, sang perempuan berteriak histeris karena menduga kekasihnya itu telah selingkuh.

"Mereka statusnya menikah dan tinggal bersama di apartemen. Jadi si perempuannya lagi pergi tiba-tiba mengetahui si lakinya selingkuh. Yang jelas permasalahan yang membuat mereka bertengkar masih didalami," jelas pria yang kerap disapa Said ini.

Said menuturkan, saat ini situasi apartemen yang sempat ramai karena hampir seluruh penghuni keluar mendatangi arah suara ini sudah kondusif.

Pasangan suami-istri tersebut sudah ditangani oleh petugas keamanan apartemen. Mereka juga sudah menandatangani pernyataan untuk tidak membuat hal-hal yang bisa menggangu kenyamanan penghuni lain.

"Kita sudah damaikan. Mereka sudah membuat pernyataan," tutupnya.(MRI/RGI)

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

BANTEN
Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Terinfeksi Gulma Berbahaya, 27 Ton Gandum Impor Australia Dimusnahkan Karantina Banten

Rabu, 22 April 2026 | 23:15

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memusnahkan gulma Asphodelus Fistulosus yang ditemukan pada 27.000 ton komoditas biji gandum impor dari Australia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill