Sempat Dikira Hilang, Dua Santri Pesantren Kabur Ditemukan di Pamulang
Selasa, 1 September 2026 | 11:36
Dua anak yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan polisi di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dalam kondisi selamat.
TANGERANGNEWS.com-Apartemen Aeropolis di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, Kota Tangerang sempat dihebohkan oleh suara teriakan seorang wanita, Selasa (26/3/2019) petang.
Rupanya teriakan yang membuat hampir seluruh penghuni di kawasan elite tersebut berhamburan keluar tersebut dipicu karena perselingkuhan.
"Jadi teriakan yang berasal dari seorang wanita itu karena masalah pribadi. Masalah perselingkuhan," ujar Achmad Syaefuddin Marketing Communication Aeropolis kepada TangerangNews, Selasa (26/3/2019).
Achmad menerangkan, sepasang suami-istri tersebut merupakan penghuni apartemen setempat. Menurutnya, sang perempuan berteriak histeris karena menduga kekasihnya itu telah selingkuh.
"Mereka statusnya menikah dan tinggal bersama di apartemen. Jadi si perempuannya lagi pergi tiba-tiba mengetahui si lakinya selingkuh. Yang jelas permasalahan yang membuat mereka bertengkar masih didalami," jelas pria yang kerap disapa Said ini.
Said menuturkan, saat ini situasi apartemen yang sempat ramai karena hampir seluruh penghuni keluar mendatangi arah suara ini sudah kondusif.
Pasangan suami-istri tersebut sudah ditangani oleh petugas keamanan apartemen. Mereka juga sudah menandatangani pernyataan untuk tidak membuat hal-hal yang bisa menggangu kenyamanan penghuni lain.
"Kita sudah damaikan. Mereka sudah membuat pernyataan," tutupnya.(MRI/RGI)
Dua anak yang sempat dilaporkan hilang akhirnya ditemukan polisi di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), dalam kondisi selamat.
TODAY TAGGuna mengoptimalkan potensi ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Sinar Mas Land resmi menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tangerang mengakui sekitar 16 persen ruas jalan di wilayah tersebut berada dalam kondisi rusak berat dan rusak sedang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews