Jangan Sepelekan Nyeri Sendi Pagi Hari! Kenali Gejala dan Bahaya Rheumatoid Arthritis
Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:57
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TANGERANGNEWS.com- Beredar video yang memperlihatkan adegan tidak senonoh diduga dilakukan oleh seorang kepala desa (Kades) yang bertugas di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Banten.
Dalam video tersebut, oknum Kades berpasangan dengan seorang wanita yang diduga bekerja sebagai pegawai honorer di Dinas Sosial Kabupaten Lebak.
Tampak dalam video, oknum Kades yang terlihat tidak mengenakan pakaian sengaja merekam aksinya bermesraan dengan si wanita yang tengah mengenakan pakaian seksi.
Belum diketahui apa yang melatarbelakangi dibuatnya video syur tersebut. Sebab, pertama kali video itu menyebar lewat unggahan dari akun Instagram milik wanita yang ada di dalam video.
Diketahui, oknum Kades berinisial H tersebut mengaku bahwa wanita yang terlibat dalam video syur itu merupakan istri sahnya yang kedua berinisial TR.
Meski begitu, H menyebut telah melakukan permohonan maaf di depan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warganya lantaran telah mencoreng nama baik Pemkab Lebak, seperti dilansir dari Sindonews.com, Senin 13 Maret 2023.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Lebak Eka Prasetiawan mengatakan, telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial mengenai permasalahan video syur yang melibatkan Kades itu.
Eka meminta Dinas Sosial untuk segera menindaklanjuti hal tersebut. "Terkait hal itu, saat ini sedang ditangani oleh Dinas Sosial," singkatnya.
Sebagian besar masyarakat sering menganggap nyeri sendi sebagai keluhan ringan akibat kelelahan fisik atau cedera biasa.
TODAY TAGPT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews