Connect With Us

31 Wanita Malam Terjaring di Pinggir Tol Tangerang-Merak

| Selasa, 22 Maret 2011 | 22:59

Ilustrasi para PSK yang terjaring razia (tangerangnews / dens)


TANGERANG-Petugas gabungan dari Polres Serang, Satpol PP dan Dinas Sosial Kota Serang mengamankan 31 wanita yang di duga pekerja seks komersial (PSK), saat melakukan razia. Razia tersebut dilakukan di empat tempat, yang sering dijadikan tempat mangkal para PSK.

Razia yang digelar sekitar pukul 22.00 WIB  oleh petugas gabungan itu, dilakukan dua kelompok yaitu untuk wilayah Timur dan Barat Kota Serang.
Untuk wilayah Barat, anggota gabungan melakukan razia di daerah Terminal Pandean dan Taman Sari Kota Serang. Di dua lokasi itu, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 4 wanita yang diduga sebagai PSK.

Sedangkan untuk anggota yang melakukan razia di arah Timur tempatnya di Terminal Pakupatan dan sekitar jalan tol Tanggerang-Merak, petugas berhasil mengamankan sebanyak 27 wanita yang diduga sebagai PSK.

Dari 31 wanita yang diduga PSK dan telah diamankan itu, kemudian dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Serang untuk dilakukan pendataan. Dari hasil pendataan, ternyata dari 31 wanita itu hanya 4 wanita yang sebagai PSK.  

Kabag Ops Polres Serang, Kompol Romdhon Natakusuma mengatakan, operasi yang dilakukannya menyusul adanya keluhan masyarakat yang prihatin atas banyaknya sejumlah lokasi mau pun tempat hiburan yang dijadikan tempat transaksi terlarang. “Dari hasil razia, yang diduga PSK hanya 4 orang sedangkan sebanyak 27 wanita lainya sebagai pekerja tempat hiburan,” ujar Kompol Romdhon Natakusuma.
Untuk 4 orang wanita yang diduga sebagai PSK itu, langsung diserahkan kepada petugas Dinsos Kota Serang untuk dilakukan pembinaan. Sedangkan sebanyak 27 wanita pekerja hiburan malam dipulangkan. “Namun sebelum dipulangkan, 27 wanita itu nama-namanya tetap dicatat oleh petugas Satpol PP,” ujar Kabag Ops. (TMB/SI)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANTEN
Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Makna dan Filosofi Si Juhan, Maskot HPN 2026 Banten 

Selasa, 3 Februari 2026 | 08:52

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkenalkan Si Juhan sebagai maskot Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Maskot ini merepresentasikan nilai, karakter, dan semangat jurnalisme yang ingin ditampilkan pada HPN 2026 di Banten.

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

PROPERTI
Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Lampaui 1.170 Peserta, Perumahan MGK Serang Raih Juara BTN Housingpreneur 

Senin, 2 Februari 2026 | 14:00

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengumumkan para pemenang BTN Housingpreneur 2025 dalam seremoni penutupan BTN Expo 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Sabtu, 31 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill