Connect With Us

Ribuan Rumah di Pandeglang Terendam Banjir

| Senin, 28 Maret 2011 | 18:14

Warga menonton banjir di Ciledug (tangerangnews / dira)



PANDEGLANG
-Banjir kembali menerjang sebanyak 6.762 rumah di lima kecamatan di Kabupaten Pandeglang, yakni Kecamatan Picung, Munjul, Patia, Suka Resmi dan Sindang Resmi, hari ini. Selain merendam ribuan rumah, banjir juga merendam 2.680 hektar sawah, fasilitas umum, serta jalan penghubung antar desa dan antar kecamatan. 

Beradasarkan data yang dihimpun, rumah yang terkena banjir di Kecamatan Picung telah merendam sebanyak 1.104 unit rumah dan 175 hektar sawah, di Kecamatan Munjul merendam sebanyak 1.435 rumah dan 815 hektar sawah dan untuk di Kecamatan Patia merendam 1.332 rumah dan 404 hektare.
Sementara itu, untuk di Kecamatan Sukaresmi banjir telah merendam sebanyak 2.282 rumah dan 960 hektar sawah dan di Kecamatan Sindangresmi banjir telah merendam 608 rumah dan 326 hektare sawah.
Banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Cilemer dan Sungai Ciliman akibat hujan deras yang terjadi sejak Minggu (27/3) lalu ini, merendam rumah-rumah warga dengan ketinggian 30 centimeter hingga 1,5 meter.    
Tidak hanya itu, arus transportasi di lima kecamatan itu menjadi lumpuh, warga yang beraktivitas hanya mengandalkan perahu sebagai alat transportasi pengganti.
 
Untuk menggunakan jasa perahu ini, warga harus mengeluarkan biaya sebesar Rp10 - Rp20 ribu. Sedangkan untuk mengangkut sepeda motor dikenakan biaya tambahan sebesar Rp15 ribu.
Ujang, 25, warga Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang menyatakan, warga di Kecamatan Patia sudah terbiasa rumahnya terendam banjir. Sehingga, banyak korban banjir yang tetap bertahan dirumahnya masing –masing. 
 
“Dimusim hujan tahun 2011 ini, banjir sudah tiga kali menerjang rumah kami,” ujar Ujang, kemarin.
Namun Ujang berharap, pemerintah Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten segera mengatasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan datang. “Kalau hujan besar air dan laut pasang, pasti banjir terjadi,” kata Ujang.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Suyadi Wiraatmaja menyatakan, dirinya sudah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Pandeglang untuk penanganan korban banjir tersebut dalam bentuk pemberian bantuan kebutuhan pokok dan mendirikan dua unit dapur umum di Kecamatan Patia dan Sukaresmi. “Bantuan sudah mulai dikirimkan kepada warga korban banjir,” kata Suyadi.(TMC)
KAB. TANGERANG
Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Kebakaran Pabrik Kipas Angin di Tangerang Dipicu Korsleting Listrik

Jumat, 6 November 2026 | 21:19

Kebakaran melanda sebuah pabrik kipas angin PT. Desen Nusantara Anugerah yang berlokasi di Jalan Raya Pasar Kemis, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang pada Jumat 6 November 2026, diduga dipicu korsleting listrik.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Awas! Curanmor Modus Wanita Ajak Kenalan di Instagram, Motor Mahasiswa di Tangerang Digasak

Jumat, 6 November 2026 | 16:14

TANGERANGNWS.com-Berkenalan dengan seorang wanita melalui media sosial Instagram justru berujung petaka bagi seorang mahasiswa di Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill