Connect With Us

Ikuti Jejak Tiktokers Bima Lampung, Warganet Soroti Jalanan Rusak di Pandeglang Banten

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 29 April 2023 | 11:46

Tangkapan layar video kerusakan jalan di Pandeglang, Banten (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Beberapa waktu lalu media sosial sempat diramaikan dengan seorang Tiktokers asal Lampung bernama Bima yang mengkritik Gubernur Lampung terkait fasilitas publik di provinsinya.

Hal itu pun menjadi viral di media sosial dan memantik hingga ke daerah-daerah lain yang ikut mengkritik fasilitas publik terutama jalan raya di wilayahnya masing-masing melalui media sosial.

Salah satunya seperti yang diunggah oleh akun Instagram @undercover.id, beberapa kompilasi keluhan warga Pandeglang terkait fasilitas jala raya yang tidak layak atau rusak parah.

Jalan rusak dan berlubang itu bahkan hanya berjarak satu kilometer dari kantor bupati Pandeglang. Kondisi lebih parah terlihat di wilayah-wilayah lain yang jauh dari pusat pemerintahan.

Warganet membuat video yang secara terang-terangan mencatut nama Bupati Pandeglang, Irna Narulita sambil memperlihatkan kondisi jalan raya yang berlubang dan dipenuhi kubangan air.

Jalanan rusak tersebut di antaranya berada di Desa Cipinang, jalan Kampung Ciguha, dan arah menuju Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

Unggahan tersebut pun menuai reaksi dari warganet yang menilai pembangunan belum merata di wilayah Pandeglang.

"Viralin....viralin....viralin..... Woooyyy jangan cuma bisa mancing doang bu.....liat itu jalanan pd rusak.," tulis warganet dikutip Sabtu, 29 April 2023.

"Bupati dua periode ini aktif di media sosial, namun tak sebanding dengan pembangunan di pelosok2 yg masih belum merata. Pembangunan memang masih terpusat di ibukota kabupaten, tapi nyatanya....Saya selaku putra daerah ga aneh dgn pembangunan yg masih belum merata ini," tulis warganet.

"Yukkk semua provinsi viralkan infrastruktur di daerahnya masing2 biar netizen yg bekerja. Kepala daerah kalau di diemin gak bakal dikerjain itu proyek dan pembangunan," tulis warganet.

"kyaknya kritik model begini lebih di notice dan di tanggapi dari pada demo turun ke jalan," tulis warganet.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

BANTEN
695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

695 Koperasi Merah Putih di Banten Telah Beroperasi, 540 Belum Memiliki Gerai

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:52

Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak 695 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayahnya telah resmi beroperasi.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill