Connect With Us

Manjakan Pelanggan, PLN Ganti kWh Meter Usang Secara Gratis 

Fahrul Dwi Putra | Senin, 11 September 2023 | 20:10

Petugas PLN UID Banten melakukan penggantian terhadap kWh meter tua, rusak, maupun memasuki masa tenggang yang terpasang di rumah-rumah pelanggan (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melakukan penggantian terhadap kilowatt-hour (kWh) meter dengan kondisi tua, rusak, maupun buram di rumah-rumah pelanggan secara gratis.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Banten Melva Yusmawati mengatakan, penggantian ini dilakukan terhadap kWh meter pascabayar dalam kondisi tua, rusak, dan buram agar menjaga kenyamanan dan keandalan penyaluran energi listrik ke rumah pelanggan.

Selain pascabayar, PLN juga melakukan penggantian terhadap kWh meter prabayar yang sudah memasuki masa tenggang.

Pasalnya, kWh prabayar merupakan kWh meter yang diproduksi sebelum tahun 2014 dengan masa berlaku hanya sampai 2024.

Apabila tidak dilakukan penggantian, maka pelanggan tidak bisa melakukan pembelian token listrik atau gagal.

Dikatakan Melva, penggantian kWh meter ini akan mengatasi masalah seperti kesulitan baca meter, memasukkan token, dan aspek kenyamanan lainnya. 

Oleh karena itu, Melva meminta para pelanggan ikut proaktif jika petugas PLN datang ke rumah untuk melakukan penggantian kWh meter.

"Pelanggan PLN akan didatangi oleh petugas kami, untuk itu mohon kerjasamanya dalam proses penggantian kWh meter di rumah pelanggan. Petugas PLN yang resmi dilengkapi dengan tanda pengenal, seragam resmi, membawa surat tugas", ujarnya Senin, 11 September 2023.

Pelanggan juga diimbau untuk melaporkan oknum petugas apabila meminta pungutan biaya terhadap layanan gratis tersebut.

"Penggantian kWh meter gratis, tidak dipungut biaya. Untuk itu, saya mengimbau pelanggan agar segera melapor ke PLN apabila ada oknum yang mengaku sebagai petugas PLN dan meminta sejumlah uang karena dipastikan itu adalah oknum dan tindakan penipuan," tegasnya.

Sementara itu, pelanggan PLN UID Banten Muhidin mengaku senang lantaran kWh meter di rumahnya telah diganti oleh petugas PLN, bahkan Sebelum diminta dan mengalami eror berkepanjangan.

Dia menyadari kWh meter di kediamannya sudah termasuk tua dan sempat beberapa kali mengalami gangguan.

“Terimakasih kepada petugas PLN, yang sigap dan inisiatif melakukan penggantian kWh meter di rumah saya. Petugas yang datang sangat ramah dan mereka menjelaskan maksud serta tujuannya dilengkapi dengan surat perintah tugas dari unit PLN setempat," ungkapnya.

Menurut Muhidin, penggantian kWh meter yang dilakukan oleh petugas PLN berjalan cukup cepat tanpa menganggu aktivitas hariannya.

"Penggantian berjalan cepat, sehingga aktivitas saya sama sekali tidak terganggu. Bahkan kini saya dan keluarga semakin nyaman menikmati listrik tanpa khawatir kWh meter bermasalah,” pungkasnya.

NASIONAL
Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Pria Asal Tangerang Tewas dengan Kepala Terbungkus Plastik di Kamar Kos Bandar Lampung

Senin, 9 Februari 2026 | 16:54

Penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan menggerkan warga di Kecamatan Untung, Bandar Lampung.

TANGSEL
Sungai Cisadane Diduga Tercemar, PDAM Aetra Tangerang Alami Gangguan

Sungai Cisadane Diduga Tercemar, PDAM Aetra Tangerang Alami Gangguan

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:03

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aetra Tangerang melalui unggahan resminya menyampaikan adanya penurunan kualitas air baku.

BANTEN
PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten

PLN Jaga Keandalan Listrik di Puncak Hari Pers Nasional 2026 Banten

Senin, 9 Februari 2026 | 19:38

Dalam rangka memastikan seluruh rangkaian acara Puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Lapangan Masjid KP3B, Kota Serang, Banten

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill