Connect With Us

100 Balita dan Ibu Hamil di Lebak Banten Diberi Penyuluhan Stunting

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 9 Desember 2023 | 04:25

Demonstrasi masak dalam kegiatan penyuluhan stunting di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, mengikuti penyuluhan stunting pada Kamis, 07 Desember 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 80 balita dan 20 ibu hamil di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Banten, mengikuti penyuluhan stunting pada Kamis, 07 Desember 2023.

Penyuluhan stunting ini diinisiasi oleh Srikandi (karyawati) PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID).

Diketahui, balita dan ibu hamil tersebut dibawahi oleh 4 balai penyuluh dan 12 kader yang ikut berperan serta selama 6 bulan ke depan untuk melakukan pendampingan, penyuluhan kebutuhan gizi dan penyerahan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). 

Dalam kegiatan itu, pada peserta diedukasi terkait penerapan perilaku hidup sehat dengan pola gizi seimbang untuk kehidupan sehari-hari secara berkelanjutan dengan cara mengolah menu berbasis B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman).

Chef-chef berpengalaman dari Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) turut serta memberikan demonstrasi memasak menu tersebut secara live.

Demonstrasi masak tersebut berupa menu yang terbuat dari bahan pangan lokal, seperti singkong dan daun kelor yang dimasak menjadi dimsum daun kelor, puding daun kelor, hingga ramen singkong, sekaligus mengenalkan kompor induksi kepada para peserta.

General Manager PLN UID Banten, Abdul Mukhlis mengatakan, penyuluhan ini bertujuan untuk mencegah dampak stunting yang mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Selain itu, hal ini juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDG’s) pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2, yakni menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi serta mencapai ketahanan pangan.

"Program pencegahan stunting merupakan wujud komitmen PLN untuk turut serta berkontribusi secara langsung dalam pencegahan stunting," ujar Mukhlis.

Sementara itu, Ketua Srikandi PLN UID Banten Luky Artanti berharap, kegiatan sosialisasi ini dapat memberi dampak nyata dalam upaya pencegahan stunting, khususnya untuk masyarakat Banten.

Di sisi lain, Camat Cibadak Yusup Atori mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan penyuluhan stunting oleh Srikandi PLN UID Banten di wilayahnya.

"Bantuan ini sangat bermanfaat dan berkelanjutan selama enam bulan kedepan, sehingga harapannya angka stunting di kecamatan Cibadak bisa menurun,” pungkas Yusup.

Adapun acara tersebut dihadiri oleh ketua Srikandi PLN UID Banten Luky Artanti, Ketua YBM PLN UP3 Banten Selatan Arie Firmansyah, Kabid Dalduk-KB DP3AP2KB Tuti Nurasiah, Camat Kecamatan Cibadak Yusuf Atori, Lurah Desa Tambakbaya, Rizky Permana, dan perwakilan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Ikhwan Sahroji. 

BANTEN
Tidak Perlu ke Kantor Samsat, Warga Banten Bisa Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Ini

Tidak Perlu ke Kantor Samsat, Warga Banten Bisa Bayar Pajak Kendaraan Pakai Aplikasi Ini

Rabu, 1 April 2026 | 22:46

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten resmi meluncurkan aplikasi Samsat Ceria sebagai inovasi layanan digital untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

KOTA TANGERANG
Komisi VIII DPR Kawal Distribusi Bansos Rp71 Miliar di Kota Tangerang Agar Tepat Sasaran

Komisi VIII DPR Kawal Distribusi Bansos Rp71 Miliar di Kota Tangerang Agar Tepat Sasaran

Rabu, 1 April 2026 | 21:21

Kota Tangerang menerima bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial dengan total senilai Rp71 miliar.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill