Connect With Us

Pemkab Tangerang Kebut Penurunan Stunting di 20 Desa

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 30 Juni 2023 | 13:47

Ilustrasi stunting. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bekerja sama dengan Tim Partnership to Accelerate Stunting Reduction in Indonesia (PASTI), untuk mempercepat penurunan angka stunting.

PASTI merupakan program kemitraan penurunan stunting di Indonesia yang diinisiasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama dengan lintas sektor, guna mengakselerasi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Indonesia.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi mengatakan nantinya program tersebut akan diterapkan di 2 kecamatan yakni Kecamatan Curug dan Rajeg, serta 20 desa di Kabupaten Tangerang.

Dengan kerjasama ini, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) akan mendapatkan pendampingan dari Tim PASTI, dalam menjalankan program-program, khususnya di lokasi tersebut.

"Kami perkuat lagi program-program yang sebelumnya sudah dijalani dengan dibantu oleh Tim PASTI, sehingga percepatan penurunan stunting dapat lebih cepat terlaksana,” katanya, Jumat 30 Juni 2023.

dr. Hendra mengungkapkan kurangnya pemahaman masyarakat akan pentingnya memeriksa bayi di Posyandu, serta pentingnya pemberian makanan bergizi tinggi, masih menjadi kendala dalam penurunan kasus stunting di Kabupaten Tangerang.

“Kami berharap dengan adanya Tim PASTI dapat membantu, supaya persentase pada SSGI kita bisa mencapai angka dibawah 14 persen,” katanya.

Sementara itu, Team Leader PASTI Banten Ilma Ilmiawati pihkanya akan melakukan pendekatan pada kegiatan yang menyasar kelompok resiko, seperti remaja puteri dan juga pasangan pranikah.

"Selain itu kita juga akan membantu memperkuat kelembagaan Tim PPS terutama di kecamatan dan juga desa,” tuturnya

OPINI
Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Ribuan Botol Miras Dimusnahkan, Akar Masalah Dibiarkan

Senin, 5 Januari 2026 | 19:48

Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?

BISNIS
Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Pikat Korea Selatan, ROKA Collection Cetak Omzet Ratusan Juta di Seoul Design Festival 2025

Kamis, 18 Desember 2025 | 21:03

-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

TANGSEL
Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Status Darurat Berakhir, Tumpukan Sampah Setinggi Atap Kembali Muncul di Pasar Ciputat Tangsel

Selasa, 6 Januari 2026 | 18:15

Status Tanggap Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang berlangsung sejak 23 Desember 2025, nampaknya belum menjadi solusi instan bagi permasalahan sampah di wilayah tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill