Connect With Us

Cegah Stunting di Tangsel, Praktisi Pendidikan Novianty Elizabeth Tekankan Pentingnya Peran Posyandu

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 5 Juni 2023 | 22:05

Praktisi Pendidikan Novianty Elizabeth Ayuna memberikan biskuit untuk meningkatkan gizi anak dalam upaya mencegah stunting di Posyandu, Pondok Cabe Ilir, Kota Tangsel, Senin 5 Juni 2023. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Praktisi Pendidikan Novianty Elizabeth menekankan pentingnya peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dalam mencegah atau mengurangi angka stunting pada bayi.

Melalui posyandu juga, pemerintah berupaya menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat, seperti perbaikan gizi dan kesehatan, imunisasi, pendidikan dan perkembangan anak, peningkatan ekonomi keluarga, hingga ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial.

"Penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi anak wajib merupakan salah satu program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Stunting bisa dicegah jika dilakukan penimbangan dan pengukuran bayi secara berkala di posyandu," katanya saat bakti sosial di Posyandu, Pondok Cabe Ilir, Kota Tangsel, Senin 5 Juni 2023.

Menurut Novianty, para kader posyandu dan masyarakat harus bekerja sama melakukan aktivitas-aktivitas dalam penurunan stunting.

Karena itu ia menggelar bakti sosial, di mana selain menimbang berat badan dan pengukuran tinggi, juga pemberian vitamin dan biskuit bayi.

"Untuk membantu pemenuhan kesehatan dan gizi bayi serta balita," kata Caleg DPR RI Dapil Banten III dari Perindo ini.

Selain untuk bayi dan balita, kegiatan baksos juga diisi untuk Pos Windu dengan cek kesehatan. Antara lain pemeriksaan gula darah, kolestrol dan asam urat bagi para lanjut usia (lansia). 

Lebih lanjut, Dosen Pascasarjana di Universitas Jayabaya Jakarta ini mengatakan kegiatan di Posyandu harus terus didukung dan ditingkatkan.

Sebab Posyandu juga menjadi tempat bagi para ibu untuk menambah pengetahuan dan berbagi pengalaman tentang kesehatan ibu dan anak, baik dengan petugas kesehatan maupun dengan peserta posyandu lainnya.

"Dengan pengetahuan yang baik, diharapkan kualitas kesehatan ibu dan anak dapat meningkat," tambahnya.

Disebutkan Novianty, berdasarkan data dari Kementerian dalam Negeri (Kemendagri) dan Dinas Kesehatan Tangsel, sampai tahun 2022 jumlah posyandu di Indonesia sebanyak 213.670 unit yang tersebar di 34 provinsi.

"Di Banten ada 9.153 posyandu, khusus di Kota Tangsel saat ini terdapat 719 posyandu aktif dari 846 posyandu yang ada di 7 Kecamatan," jelasnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan baksos ini ada sebanyak 63 bayi dan balita, serta 47 lansia yang datang melakukan penimbangan dan pengukuran serta memeriksakan kesehatan.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill