Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan angka kasus stunting di wilayahnya turun hingga 7 persen pada 2023.
Sebelumnya, angka stunting di Kota Tangsel sempat mencapai 19,9 persen pada 2021, kemudian turun menjadi 9 persen pada akhir 2022.
"Targetnya syukur tahun ini bisa 7 persen. Karena turun satu persen saja bukan hal yang sederhana," kata Benyamin saat membuka acara diseminasi hasil rekomendasi audit kasus stunting di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Selasa, 28 November 2023.
Ke depannya, Benyamin menargetkan penurunan angka stunting dapat mencapai 0 persen.
"Nanti kita hitung lagi, makanya ini harus dilakukan audit dulu pada hari ini," ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, audit diperlukan agar dapat mengetahui penyebab stunting dari sasaran ekspose stunting, kemudian menghasilkan rekomendasi rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh perangkat daerah terkait.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Cahyadi mengatakan, dalam audit terhadap empat tahapan yang perlu untuk dilakukan.
Pertama, kata Cahyadi, pembentukan tim audit kasus stunting. Lalu, tahap kedua melakukan pelaksanaan audit dan manajemen pendampingan.

Terakhir, diseminasi audit kasus stunting dan keempat evaluasi rencana tindak lanjut kasus stunting.
Cahyadi memaparkan, terdapat 531 sampling sasaran risiko stunting untuk diaudit pada 2023. Dijelaskannya, data tersebut berasal dari puskesmas berdasarkan kasus dan wilayah.
Dari jumlah tersebut meliputi, 164 balita, 47 calon pengantin, 116 batita anak, 32 ibu nifas, dan 172 ibu hamil.
"Audit stunting ini sangat penting dan strategis untuk dilakukan dalam penanganan stunting sebagai bagian monitoring dan evaluasi," pungkasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGMemasuki masa peralihan musim atau pancaroba, masyarakat Kota Tangerang diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang cenderung tidak menentu.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
Polres Metro Tangerang Kota mengamankan 500 pil obat daftar G yang diduga akan diedarkan secara bebas.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews