Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan angka kasus stunting di wilayahnya turun hingga 7 persen pada 2023.
Sebelumnya, angka stunting di Kota Tangsel sempat mencapai 19,9 persen pada 2021, kemudian turun menjadi 9 persen pada akhir 2022.
"Targetnya syukur tahun ini bisa 7 persen. Karena turun satu persen saja bukan hal yang sederhana," kata Benyamin saat membuka acara diseminasi hasil rekomendasi audit kasus stunting di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Selasa, 28 November 2023.
Ke depannya, Benyamin menargetkan penurunan angka stunting dapat mencapai 0 persen.
"Nanti kita hitung lagi, makanya ini harus dilakukan audit dulu pada hari ini," ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, audit diperlukan agar dapat mengetahui penyebab stunting dari sasaran ekspose stunting, kemudian menghasilkan rekomendasi rencana tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh perangkat daerah terkait.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Cahyadi mengatakan, dalam audit terhadap empat tahapan yang perlu untuk dilakukan.
Pertama, kata Cahyadi, pembentukan tim audit kasus stunting. Lalu, tahap kedua melakukan pelaksanaan audit dan manajemen pendampingan.

Terakhir, diseminasi audit kasus stunting dan keempat evaluasi rencana tindak lanjut kasus stunting.
Cahyadi memaparkan, terdapat 531 sampling sasaran risiko stunting untuk diaudit pada 2023. Dijelaskannya, data tersebut berasal dari puskesmas berdasarkan kasus dan wilayah.
Dari jumlah tersebut meliputi, 164 balita, 47 calon pengantin, 116 batita anak, 32 ibu nifas, dan 172 ibu hamil.
"Audit stunting ini sangat penting dan strategis untuk dilakukan dalam penanganan stunting sebagai bagian monitoring dan evaluasi," pungkasnya.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGKekalahan kembali dialami Persita Tangerang saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-28 Super League 2025/2026, Minggu, 19 April 2026, sore WIB.
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
Perjuangan Kartini terus berlanjut hingga era masa kini dengan bermunculan penerus semangat Kartini di berbagai wilayah di Indonesia. Salah satunya Rina Rahmayanti, pendiri Rinara Batik dari Cilegon, Banten.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews