Buang Sampah Sembarangan, 48 Warga Tangsel Dihukum Sapu Jalan
Minggu, 18 Januari 2026 | 20:15
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
TANGERANGNEWS.com- Peristiwa tak terduga terjadi di Pantai Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, secara tiba-tiba ribuan ikan tongkol berenang-renang menujua tepian pantai.
Hal itu terlihat dalam video unggahan akun Instagram @bantenraya. Dinarasikan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 26 Desember 2023.
Dalam video berdurasi 17 detik tersebut terlihat ribuan ikan tongkol tengah berenang dengan cepat di perairan dangkal pesisir pantai. Warga setempat yang menyaksikan pun dibuat terkejut akan fenonema tersebut.
Hingga tulisan ini dibuat, belum ada konfirmasi dan penjelasan resmi dari pihak maupun lembaga terkait tentang video ribuan ikan tongkol tersebut.
Video itu pun menuai beragam reaksi dari warganet. Bahkan, ada yang menilai bahwa fenomena tersebut mirip seperti kejadian tsunami di Aceh pada 2004 silam.
"Jadi ingat dengan kejadi tsunami Aceh tepat di tanggal 24 Desember beberapa tahun lalu. Dulu sebelum tsunami Aceh terjadi, ribuan ikan pada menepi dan mendarat ke tepian pantai sama seperti ini, hati-hati buat yang tingga dan berliburan di pantai," komentar akun @_ariandi.h dikutip pada Rabu, 27 Desember 2023.
Senada, akun @noeng_3ma menyebut fenomena itu bisa jadi merupakan pertanda tertentu. "Seperti pertanda kuasa Allah, semoga di akhir tahun ini tidak ada musibah," ucapnya.
Sementara itu, warganet lainnya menilai fenomena tersebut merupakan rezeki bagi para nelayan, sehingga patut untuk disyukuri.
"Rezeki, apa susahnya husnuzan," kata akun @ronitri98.
"Rezeki dari Allah, jangan ditolak harus diterima. Biasa kalau bulan Desember ikan-ikan banyak menepi ke daratan begitu," timpal akun @roedhy_cheria-89.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
Kematian di Gaza tak hanya datang dari peluru dan bom. Seorang pria dan seorang anak meregang nyawa akibat runtuhnya bangunan karena cuaca ekstrem. Hingga kini, total 19 korban tewas akibat tertimbun puing telah dibawa ke rumah sakit.
Polres Metro Tangerang Kota mengungkap fakta bahwa konsumsi obat-obatan keras jenis Tramadol dan Hexymer kerap dijadikan dorongan nyali bagi para remaja di Tangerang untuk tawuran.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews