Connect With Us

Kekeringan Rusak 2.319 Hektare Sawah di Banten, Kabupaten Tangerang Kena 15,5 Hektare

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 9 September 2024 | 18:03

Petani yang membakar jerami di wilayah RT. 003/RW. 008, Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, ditegur oleh petugas (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com-Kekeringan yang melanda wilayah Provinsi Banten mengakibatkan rusaknya 2.319,5 hektare (Ha) sawah di sejumlah daerah, termasuk Kabupaten Tangerang.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Provinsi Banten, dari total 2.319,5 hektare sawah itu, sebanyak 1.974 hektare di antaranya mengalami rusak ringan, 212 hektare rusak sedang dan 133 hektare rusak berat.

"Kerusakan terjadi di Kabupaten Pandeglang, Lebak, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang dan Kota Serang," kata Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, seperti dilansir dari IDXchannel, Senin 9 September 2024.

Kabupaten Pandeglang menjadi daerah yang terdampak paling parah dengan luas tanaman padi sekitar 1.533 hektare. Untuk Kabupaten Tangerang juga terdampak dengan luas 15,5 hektare. 

Kemudian, Kabupaten Lebak 465 hektare, Kabupaten Serang 298 hektare, dan terkahir Kota Serang 8 hektare.

"Selain tanaman padi yang rusak, ada juga tanaman padi yang terancam kekeringan. Total luasnya mencapai 1.128 hektare di Banten," terang Agus.

Lebih rinci, Agus menyebut untuk Kabupaten Lebak yang terancam kekeringan seluas 768 hektare, Kabupaten Tangerang 205 hektare Kabupaten Pandeglang 140 hektare, dan Kota Serang 15 hektare.

Adapun data persawahan yang rusak berat hingga ringan yakni sebagai berikut:

1.   Kabupaten Pandeglang 1.533 hektare

  • 1.290 hektare rusak ringan
  • 110 hektare rusak sedang
  • 133 hektare rusak berat.

 

 2.   Kabupaten Lebak 465 hektare 

  • 407 hektare rusak ringan
  • 58 hektare rusak sedang

 

3.   Kabupaten Tangerang 15,5 hektare

  • 15,2 hektare rusak ringan
  • 0,3 hektare rusak sedang

 

4.   Kabupaten Serang 298 hektare

  • 256 hektare rusak ringan 
  • 42 hektare rusak sedang

 

5.   Kota Serang 8 hektare itu

  • 6 hektare rusak ringan
  • 2 hektare rusak sedang
HIBURAN
Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Imlek Makin Seru, Ada Atraksi Barongsai Tonggak di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 16 Februari 2026 | 16:12

roma musim semi yang penuh harapan kini mulai terasa di setiap sudut Mal Ciputra Tangerang. Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, pusat perbelanjaan favorit keluarga ini resmi membuka rangkaian acara istimewa

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANTEN
Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Stop Proyek Besar, Pemprov Banten Fokus Penanganan 6 Ruas Jalur Wisata Jelang Mudik Lebaran

Selasa, 17 Februari 2026 | 19:31

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan kesiapan infrastruktur jalan kewenangan provinsi menjelang arus mudik Lebaran 2026.

OPINI
Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Jalan Rusak Memakan Korban, Prioritas Pembangunan Dipertanyakan

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:23

Lubang-lubang di jalan bukan sekadar cacat aspal. Ia menjadi ancaman langsung terhadap keselamatan publik. Dalam konteks Pasar Kemis, korban bukan hanya luka ringan, tetapi kehilangan nyawa. Artinya, ini bukan lagi isu infrastruktur teknis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill