Connect With Us

Potensi Kekeringan di Kota Tangerang Masuki Status Siaga

Fahrul Dwi Putra | Senin, 2 Oktober 2023 | 13:52

Akiibat musim kemarau yang melanda wilayah Kota Tangerang. membuat surutnya debit air Sungai Cisadane. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan adanya indikasi potensi kekeringan hidrometeorologis hingga dua dasarian ke depan yang mencakup sebagian besar wilayah di Indonesia, termasuk Tangerang.

Potensi bencana kekeringan tersebut meliputi kekurangan ketersediaan air bersih, kebakaran semak, lahan, dan pemukiman, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan industri, perkantoran, hingga pemerintahan. 

Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Tangerang Deni Koswara mengimbau agar masyarakat bersiap siaga menghadapi potensi bencana kekeringan meterologis yang kian mengkhawatirkan.

Kendati demikian, Deni menyatakan pihaknya akan melakukan langkah antisipasi terkait potensi bencana kekeringan, di antaranya pemantauan, peninjauan lapangan, edukasi, serta penghematan air di lingkungan masing-masing.

Selain itu, jajaran dinas terkait juga diinstruksikan untuk turut andil dalam antisipasi bencana kekeringan sesuai dengan kewenangannya masing-masing.

Misalnya saja, kata Deni, Dinkes melakukan sosialisasi dan pelayanan kesehatan yang relevan, Dinas Perkim menyediakan tangkir air di pemukiman, DKP memastikan ketersediaan pangan, BPBD memastikan kesiapsiagaan kedaruratan, dan Perumda Tirta Benteng memastikan air bersih.

Adapun dampak kurangnya air bersih akibat kekeringan, pihaknya menyiapkan logistik di lingkungan yang membutuhkan berdasarkan pertimbangan pemetaan yang telah dilakukan.

"Penyiapan logistik tersebut dapat dilakukan dalam bentuk penyediaan tangki air bersih, pompa air, dan peralatan-peralatan lainnya yang dibutuhkan," jelas Deni pada Senin, 02 Oktober 2023.

Deni pun mengimbau agar tiap OPD di wilayahnya masing-masing dapat mempersiapkan dan mempelajari rencana kontijensi, serta menyiapkan rencana aksi dengan keterlibatan para pemangku kepentingan sesuai wilayahnya.

"Ini juga mendorong koordinasi antar pemangku kepentingan dapat secepatnya dilajukan dalam mewujudkan persiapan mekanisme yang terukur," tutupnya.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

HIBURAN
Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Heboh Goodie Bag Alfamart Run 2026 Berisi Kebutuhan Pokok 50 Kg

Senin, 19 Oktober 2026 | 15:37

Ajang lari Alfamart Run 2026 yang digelar di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu 18 Oktober 2026, menyisakan cerita heboh hingga viral.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill