Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang
Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten (UID Banten) melakukan pemutakhiran data pelanggan secara serentak di seluruh unit PLN di wilayah Banten.
Hal ini bertujuan untuk memverifikasi dan memvalidasi data pelanggan serta memastikan informasi yang akurat demi peningkatan layanan.
General Manager PLN UID Banten Moch. Andy Adchaminoerdin alias Andy Acha menjelaskan, pemutakhiran data ini meliputi identifikasi pelanggan, pengumpulan data di lapangan, serta verifikasi dan validasi.
"Kegiatan ini melibatkan pegawai PLN dan petugas secara aktif. Kami yakin kolaborasi ini akan mempercepat pemutakhiran data dan memastikan akurasi informasi," ujar Andy Acha, Senin, 14 Oktober 2024.
Menurutnya, sangat penting bagi PLN untuk memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan layanan yang tepat.
Selain itu, PLN juga memanfaatkan momen ini untuk sosialisasi layanan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile, yang memudahkan pelanggan dalam mendapatkan berbagai layanan kelistrikan.
Arief, warga Cimone, Kota Tangerang, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, dengan data yang akurat, pelayanan PLN bisa lebih responsif dan cepat. Terlebih, PLN memiliki jumlah pelanggan yang tidak sedikit.
"Petugasnya ramah dan membawa surat tugas serta formulir yang resmi," pungkasnya.
Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews