Narkoba: Jerat Maut dan Solusi Islam
Kamis, 23 April 2026 | 14:04
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TANGERANGNEWS.com- PT PLN (Persero) memberikan lima unit motor listrik kepada pengemudi Ojek Online (Ojol) prasejahtera dalam acara PLN Electric Run 2024 yang berlangsung di Scientia Park, Gading Serpong, Tangerang, pada Minggu, 6 Oktober 2024.
Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN Yusuf Didi Setiarto menjelaskan, motor listrik tersebut merupakan hasil konversi dari 14.363 kilogram emisi karbon yang berhasil dihindari melalui keikutsertaan 6.470 peserta PLN Electric Run 2024.
"Setiap kilogram emisi karbon yang berhasil dihindari dalam acara ini Kami rupiah-kan dan kami wujudkan jadi motor listrik bagi para driver ojek online yang membutuhkan," ujar Yusuf Didi.
Acara PLN Electric Run 2024 menjadi salah satu langkah PLN untuk melibatkan masyarakat dalam mendukung pengurangan emisi karbon. Menurut Yusuf Didi, para peserta yang berlari tidak menghasilkan emisi karbon.
Sebaliknya, jika jarak tersebut ditempuh dengan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), akan terjadi emisi sebesar 2,4 kilogram CO2 per 10 kilometer.
Oleh karena itu, dengan total jarak yang ditempuh oleh peserta, emisi karbon yang dihindari mencapai 14.363 kilogram CO2.
Selain itu, PLN juga memastikan bahwa seluruh listrik yang digunakan dalam acara ini berasal dari sumber energi bersih, yaitu melalui generator berbasis hidrogen hijau.
Teknologi ini menjadikan PLN Electric Run 2024 sebagai pelopor acara lari yang bebas emisi di Indonesia.
"Penggunaan genset berbasis hidrogen hijau menunjukkan keseriusan dan kemampuan PLN dalam menghadirkan energi bersih yang tetap andal dan tanpa kedip untuk event sebesar ini," pungkasnya.
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
TODAY TAGPemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.
Tradisi tahunan Seba Baduy 2026 kembali berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 24 April hingga Minggu 26 April 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews