Connect With Us

Isi Debat Pilgub Banten 2024, Airin-Ade dan Andra Soni-Dimyati Bahas Pembangunan Merata

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 16 Oktober 2024 | 22:59

Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut satu Airin-Ade dan Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut dua Andra Soni-Dimyati dalam Debat Pertama Pilgub Banten 2024, Rabu, 16 Oktober 2024. (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten mengikuti Debat Pertama Pilgub Banten 2024, Rabu, 16 Oktober 2024, dengan tema berkaitan kesejahteraan dan pembangunan berkeadilan di Provinsi Banten.

Pasangan Airin Rachmi Diany dan Ade Sumardi dengan nomor urut satu, serta pasangan Andra Soni dan Dimyati Natakusumah dengan nomor urut dua, memaparkan rencananya dalam rangka membangun Banten yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Airin Rachmi Diany mengatakan, pentingnya membangun Banten secara merata dengan memperkuat konektivitas antara wilayah utara dan selatan. 

Menurutnya, wilayah selatan memiliki potensi yang sangat besar, namun infrastruktur yang terbatas menghambat kemajuan daerah tersebut.

"Hari ini Banten berusia 24 tahun, dan persoalan masih kita temukan yang harus bisa kita selesaikan secara bersama baik dalam rangka birokrasi, dalam rangka peningkatan, dan juga untuk aksesibilitas antara Banten Selatan dan Utara," ujar Airin. 

Lanjutnya, dengan mengusung visi ‘Banten Maju Bersama,’ Airin menyebut tidak boleh ada lagi satu daerah pun yang tertinggal, sehingga seluruh daerah di Banten didorong untuk maju bersama.

Tak hanya itu, Airin juga menyoroti isu penting lainnya, seperti peningkatan kualitas pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, serta pengurangan pengangguran dengan mendorong pertumbuhan UMKM dan menciptakan lapangan kerja.

Ade Sumardi menambahkan, terdapat potensi besar di wilayah selatan harus digali dengan serius. Menurut Ade, kekurangan infrastruktur menjadi salah satu masalah di wilayah tersebut.

Untuk itu, perlu adanya konektivitas antara Banten Selatan dan Utara. Maka dari itu, ia berniat untuk membangun jalan poros desa.

Selain itu, Ade juga menyebut adanya aspirasi dari warga Banten Selatan untuk membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) Cilangkahan.

"Ini pun juga akan kita dorong DOB Cilangkahan. Tujuannya, agar daerah (Banten) selatan ini bisa maju, contoh Banten dulu tertinggal saat masih menjadi bagian dari Jawa Barat," kata Ade.

Sementara itu, pasangan nomor urut dua, Andra Soni dan Dimyati Natakusumah, mengusung visi untuk mewujudkan Banten yang adil dan merata tanpa adanya korupsi.

Pasangan ini berkomitmen untuk membawa perubahan nyata dalam pemerintahan Banten dengan memberantas korupsi dan memastikan tidak ada daerah yang tertinggal.

"Visi kami adalah bagaimana Banten maju, adil, dan merata tanpa korupsi. Tidak boleh ada lagi pengkhianatan kepada rakyat, tidak boleh ada lagi daerah yang terabaikan, dan tidak boleh ada lagi masyarakat yang termarjinalkan no one left behind," tegas Andra Soni 

Andra Soni juga memastikan untuk melakukan pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan harus diprioritaskan, yang akan diwujudkan melalui 8 program dan 24 program turunannya.

Dimyati Natakusumah menambahkan, Indonesia merupakan negara hukum, oleh karenanya penting bagi setiap daerah khususnya Banten untuk terbebas dari masalah-masalah hukum.

"Mudah-mudahan Banten menjadi maju dan Banten terbebas dari masalah hukum," tutupnya.

TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill