Zohran Mamdani Diproyeksikan Jadi Wali Kota Muslim Pertama di New York
Rabu, 5 November 2025 | 12:34
Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.
TANGERANGNEWS.com- Debat pertama Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024 akan digelar pada Rabu, 16 Oktober 2024, pukul 18.45 WIB dan disiarkan langsung oleh stasiun televisi Trans TV.
Nantinya, pasangan calon (Paslon) Airin Rachmi Diany-Ade Sumardi dan Andra Soni-Dimyati Natakusumah akan salin beradu gagasan berkaitan dengan tema "Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Akselerasi Pembangunan Berkeadilan di Provinsi Banten."
Ketua KPU Banten M. Ihsan menjelaskan, secara luring debat tersebut akan diselenggarakan di Auditorium Menara Bank Mega, Kompleks Transmedia, Jakarta Selatan.
Debat akan berlangsung selama 150 menit, dengan 120 menit untuk sesi debat dan 30 menit sisanya digunakan untuk iklan layanan masyarakat yang diproduksi oleh KPU.
Selama waktu tersebut, Kedua pasangan akan memaparkan visi-misi mereka terkait tema kesejahteraan dan pembangunan di provinsi Banten.
Selain itu, KPU juga telah menetapkan aturan terkait jumlah pendukung yang diizinkan hadir dalam ruang debat, yakni hanya 150 orang yang boleh masuk ke studio.
"Semua peserta yang masuk harus menggunakan ID (kartu identitas) yang telah disediakan panitia," kata Ihsan dikutip dari Detik, Selasa, 15 Oktober 2024.
Selain itu, segala bentuk atribut kampanye dilarang dibawa masuk, kecuali yang dikenakan di pakaian.
Aturan soal atribut tersebut diberlakukan guna memastikan suasana debat bisa berjalan kondusif, dan substansi diskusi bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Banten.
Nama Zohran Mamdani menjadi sorotan dunia usai hasil proyeksi pemilu menunjukkan dirinya unggul jauh dalam pemilihan Wali Kota New York.
TODAY TAGTes Kemampuan Akademik atau TKA kembali akan dilaksanakan pada 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Pelaksanaan asesmen ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026 dan dapat diikuti peserta didik dari jalur pendidikan formal, nonformal, maupun informal.
Sejumlah warga melayangkan keluhan di media sosial menyusul gangguan distribusi air bersih yang terjadi di tengah proses peralihan pengelolaan pelanggan dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang ke Perumda Tirta Benteng (TB)
Namun, pertanyaan mendasarnya adalah: apakah memusnahkan ribuan botol miras cukup untuk menyelesaikan persoalan? Ataukah langkah ini justru berisiko menjadi rutinitas seremonial tahunan tanpa menyentuh akar masalah?
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews