Connect With Us

Arief Beberkan Program Zona Serlok Andra Soni-Dimyati untuk Tekan Pengangguran di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 7 November 2024 | 11:21

Ketua Tim Strategis Pemenangan Andra Soni-Dimyati Kota Tangerang Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kontestasi pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Banten periode 2024 - 2029 kian mendekati titik akhir.

Kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten baik Airin-Ade maupun Andra-Dimyati juga melempar berbagai rencana program.

Ketua Tim Strategis Pemenangan Andra-Dimyati Kota Tangerang Arief R Wismansyah membeberkan pasangan Andra-Dimyati telah memiliki program konkret yang siap diimplementasikan di lapangan.

Salah satu langkah yang akan ditempuh oleh pasangan nomor urut dua adalah melalui program Zona Serlok (Zonasi Serapan Tenaga Kerja Lokal).

"Artinya, pak Andra dan Dimyati tentu akan memprioritaskan tenaga kerja yang berada di sekitar industri - industri yang ada," terang Arief, Kamis 7 November 2024.

Namun demikian, tentu angkatan kerja di wilayah tersebut harus dibekali pula dengan keterampilan dan kemampuan yang sesuai, dengan apa yang menjadi kebutuhan dunia kerja di wilayah tersebut.

Senada dengan Arief, Calon Gubernur Banten Andra Soni menegaskan, hal tersebut dapat diatasi dengan hadirnya Balai Latihan Kerja (BLK) yang bisa saja dibentuk di setiap kantor - kantor desa atau kelurahan, dengan materi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di masing - masing wilayah.

"Jangan sampai, misalnya di wilayah selatan banyak pertanian dan pariwisata, tapi keterampilannya justru banyak soal akuntansi atau komputer," ujarnya.

"Toh, dengan dilakukan di kantor - kantor desa selain bisa efektif dan efisien di berbagai hal, dan bisa tepat sasaran," tambahnya.

Dengan program Zona Serlok, diharapkan pula dapat menekan angka pengangguran di Provinsi Banten yang kini berada di angka 7,02% menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan Februari 2024.

"Semua pasti ingin Banten yang lebih maju, tapi program juga harus realistis agar masyarakat bisa langsung merasakan manfaatnya," tandas politisi Partai Gerindra.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

HIBURAN
Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern

Bukan Cuma Bebersih, Ini Alasan Kamar Mandi Jadi Tempat Rileks Rumah Modern

Selasa, 28 Juli 2026 | 17:08

Di tengah ritme kehidupan urban yang serba cepat, standar kemewahan sebuah hunian telah bergeser secara fundamental.

NASIONAL
BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan Barang dan Bahan Pokok Subsidi

BGN Ancam Tutup Permanen Dapur MBG yang Nekat Gunakan Barang dan Bahan Pokok Subsidi

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:31

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill