Connect With Us

Arief Wismansyah Resmi Sandang Gelar Doktor

Redaksi | Senin, 13 Mei 2024 | 13:53

Wali Kota Tangerang periode 2013-2023 Arief R Wismansyah resmi menyandang gelar doktor usai menjalani sidang terbuka promosi doktor di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin, 13 Mei 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com—Wali kota Tangerang periode 2013-2023 yang juga bakal calon gubernur/wakil gubernur Provinsi Banten Arief R Wismansyah Senin, 13 Mei 2024 menjalani sidang terbuka promosi doktor pada Program Doktor Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.

Sidang diketuai langsung oleh Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc. Bertindak selaku promotor adalah Prof Dr Abdul Rahma Kadir, SE, MSI dengan Co Promotor yakni Prof Ir Sumbangan Baja M. Phil, Ph. D serta Prof Dr Muhammad Yunus Amar, SE. MT.

Dalam kesempatan ini, pihak Unhas turut menghadirkan penguji eksternal dari UNITAR International University Malaysia yakni Prof Dr Noor Raihan Ab Hamid BSC.

Sidang diawali dengan pemaparan Arief selaku promovendus menyampaikan outline Disertasi dengan judul: "Implementasi Perencanaan Strategis Dalam Pengembangan Smart City Kota Tangerang“. Dalam kesempatan itu, Arief memaparkan materi menggunakan Bahasa Inggris.

Dalam pemaparan itu, dirinya menerangkan bahwa selama memimpin Kota, Pemkot Tangerang membangun Super Apps dengan nama Tangerang LIVE yang begitu dikenal masyarakat. Hal itu dibuktikan dengan jumlah unduhan lebih dari 1 juta dari masyarakat.

Dirinya juga ditanya terkait kekhasan aplikasi Tangerang LIVE dibanding aplikasi serupa. Arief menyampaikan bahwa aplikasi Tangerang LIVE adalah aplikasi sudah terintegrasi sehingga penggunanya tidak perlu mengunduh lagi jika ingin menginginkan layanan tertentu.

"Misalnya untuk saran pengaduan ada namanya Laksa (Layanan Aplikasi Kotak Saran Anda), demikian juga untuk mencari pekerjaan dan lain sebagainya," ucapnya.

Selain untuk kepentingan masyarakat, aplikasi itu juga bisa dipakai buat urusan internal kepegawaian sehingga mempunyai beragam fungsi.

Dia juga mengungkapkan bahwa aplikasi ini banyak direplikasi oleh pemerintah daerah lain tanpa dipungut biaya atau gratis. Hal ini tentu saja sebagai bentuk kolaborasi antar daerah Kota Tangerang dengan daerah lainnya.

"Jadi jika daerah lain ingin memanfaatkan aplikasi ini kita berikan secara gratis. Bahkan kita juga siapkan operator untuk menginstal dan melatihnya," ujarnya.

Setelah kurang lebih satu jam sesi tanya jawab yang ditunggu-tunggu pun akhirnya tiba, yakni pengumuman. Arief kemudian dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar Doktor.

Rektor Unhas selaku ketua sidang dalam kesempatan itu mengucapkan selamat. Demikian halnya dengan promotor yang tak lain Dekan FEB Unhas juga turut mengapresiasi. Terlebih sidang kali ini disebutnya pertama kali dipimpin langsung oleh rektor.

Ucapan selamat kepada Arief juga disampaikan oleh sejumlah akademisi di Kota Tangerang. Di antaranya adalah dari Rektor Unis Tangerang Prof Mustafa Kamil serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unis Tangerang, Dr Asep Ferry Bastian. 

"Assalamualaikum Wr. Wb. Selamat dan Sukses Bapak Dr. Arief R. Wismansyah, BSc., MKes atas diraihnya Gelar Doktor. Alhamdulillah sangat senang, bahagia dan membanggakan. Luar biasa. Semoga ilmunya berkah dan memberikan manfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara. Amin YRA," tulisnya.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill