Connect With Us

Berhasil Kelola Transportasi Umum di Tangerang, Arief Dinilai Cocok Pimpin Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 27 April 2024 | 22:08

Wali Kota Tangerang periode 2013-2023, Arief R Wismansyah. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Sosok mantan Wali Kota Tangerang dua periode Arief R Wismansya semakin mendapat dukungan positif menjadi Calon Gubernur Banten.

Kali ini pengamat transportasi terkemuka, Harya Setyka PhD, berkomentar terkait kemajuan transportasi umum di Kota Tangerang di era kepemimpinan Arief pada periode 2018-2024. 

“Program transportasi yang telah diterapkan di Kota Tangerang patut dijadikan contoh dan ditularkan ke daerah lain, khususnya Provinsi Banten,” katanya, Sabtu 27 April 2024.

Menurut Harya, yang juga merupakan pengamat transportasi terkemuka di Indonesia, kemajuan yang telah dicapai dalam bidang transportasi di Kota Tangerang menunjukkan tingkat keberhasilan yang baik.

Program ini dapat menjadi landasan yang kuat bagi daerah lain untuk mengembangkan sistem transportasi yang serupa.

"Pemerintah perlu hadir dalam penyediaan Transportasi Publik yang berkualitas," ungkapnya. 

Salah satu aspek yang menjadi sorotan adalah program Bus Tayo dan Si Benteng, angkutan perkotaan yang telah menjadi andalan masyarakat Kota Tangerang. 

Program ini dijalankan oleh Pemerintah Kota Tangerang sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi warga.

Saat ini, Kota Tangerang telah mengelola 40 unit Bus Tayo dengan desain retro ala 1990-an. Bus ini memiliki empat koridor dan beroperasi setiap hari dengan fasilitas AC, musik, CCTV, dan pintu otomatis.

Sementara itu, angkutan Si Benteng, yang juga menjadi andalan transportasi, memiliki sembilan rute dengan fasilitas yang cukup mewah, seperti AC, colokan pengisian daya handphone, CCTV, dan pintu otomatis.

Kehadiran program transportasi ini juga didukung dengan adanya aplikasi Trans Tangerang Ayo yang memudahkan penumpang dalam melihat lokasi halte, memantau lokasi Bus Tayo secara real-time, serta menyediakan informasi jadwal dan pembelian tiket.

Harya Setyka menilai bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi warga Kota Tangerang, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam mengembangkan sistem transportasi yang efisien dan terjangkau.

Diharapkan, kemajuan dalam bidang transportasi ini juga akan menjadi pertimbangan penting jika Arief R Wismansyah, maju dalam Pilkada Gubernur Banten. 

“Hal ini diharapkan dapat membawa program-program transportasi unggulan Kota Tangerang ke tingkat provinsi, sehingga masyarakat Banten dapat menikmati transportasi publik yang berkualitas dan efisien,” terangnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill