Connect With Us

Cerita Arief R Wismansyah Selama Jabat Wali Kota Tangerang, Pernah Digugat MK

Fahrul Dwi Putra | Senin, 25 Desember 2023 | 15:20

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Puspem Kota Tangerang, Kamis, 25 Agustus 2022. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com- Arief Rachadiono Wismansyah membagikan kisahnya selama menjabat menjadi Wakil hingga Wali Kota Tangerang selama 15 tahun terakhir.

Perjalanan politik Arief bermula saat dirinya diminta mendampingi Wahidin Halim pada 2008 silam.

Saat itu, usia Arief baru 31 tahun dan dirinya masih berkecimpung sebagai pengelola perusahaan rumah sakit, yakni Sari Asih.

Tentu bukan hal mudah, Arief sama sekali tidak memiliki background politik, melainkan di bidang teknik industri dan manajemen kesehatan.

"Dari situ mulai adaptasi, disiplin ilmu manajemen yang saya punyai digunakan dalam mengelola pemerintahan," ucap Arief pada Minggu, 24 Desember 2023.

Oleh karena itu, kata Arief, alasan dirinya kerap terjun langsung mengatasi apabila mendapati pegawai yang bekerja lamban.

Di usia 36 tahun, akhirnya Arief maju menjadi Wali Kota Tangerang berpasangan dengan Sachrudin untuk 2013-2018.

Pada Pilkada kala itu, Arief-Sachrudin sempat digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK) karena dituding sarat akan kecurangan.

Kendati demikian, akhirnya MK memutuskan tetap memenangkan pasangan Arief-Sachrudin seperti termaktub dalam putusan akhir Mahkamah Konstitusi terhadap Perkara No. 115/PHPU.D-XI/2013.

"Alhamdulillah persoalannya selesai hingga saya dan Sachrudin terpilih," ujarnya.

Arief mengaku cukup kesulitan untuk menata Kota Tangerang saat pertama kali menjabat sebagai wali kota.

Namun, perlahan-lahan ia mulai menyelesaikan permasalahan satu per satu, mulai dari kemiskinan, pendidikan, kemacetan, kesehatan, infrastruktur dan lain sebagainya.

"Jalanan di Kota Tangerang yang tadinya gelap sekarang jadi terang. Kami pasang PJU di 130 ribu titik dalam program Tangerang Terang," ungkapnya.

Selain itu, dirinya juga menggagas program bedah rumah, yang telah menyasar ke 4.000 rumah tak layak huni di Kota Tangerang.

Salah satu permasalahan yang paling sulit bagi Arief ialah mengatasi kemacetan. Bagaimana tidak, Kota Tangerang menjadi wilayah penghubung dengan Kota Jakarta, misalnya saja warga Kabupaten Tangerang yang hendak ke Jakarta harus lewat dari Kota Tangerang terlebih dahulu.

Untuk itu, dirinya memberlakukan kebijakan sistem looping untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Tak hanya itu, transportasi umum juga menjadi fokus Arief di masa pemerintahannya. Salah satunya ialah integrasi bus Transjakarta.

Dulu, bus Transjakarta hanya sampai ke perbatasan Budi Luhur, kemudian diperpanjang hingga kawasan CBD Kota Tangerang. Bahkan, rencananya sedang dibahas untuk ditambah lagi hingga ke Green Lake City.

"Kami juga ada armada angkutan umum Bus Tayo dan angkot si Benteng untuk masyarakat," kata Arief.

Adapun terkait jalan rusak, Arief mengaku tak dapat berbuat banyak lantaran asetnya berdasarkan kewenangan Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kota.

Misalnya saja, perbaikan flyover Cibodas baru terlaksana usai Arief mengirim surat sebanyak enam kali ke Pemerintah Pusat.

"Untuk jalan rusak kewenangan Kota sudah kami beton supaya umurnya lama dan berkualitas," tuturnya.

Pelayanan berbasis digital juga menjadi salah satu hal yang dibanggakan Arief dalam masa pemerintahannya.

Dirinya menggagas aplikasi Tangerang LIVE yang kini banyak menjadi percontohan bagi daerah-daerah lain.

Fitur di aplikasi Tangerang LIVE terbilang lengkap mulai dari pelayanan birokrasi hingga lowongan pekerjaan.

"Mereka juga diberikan pelatihan agar memiliki skill untuk bekerja," tukasnya.

PROPERTI
Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Banyak Peminat, Summarecon Tangerang Rilis Rona Homes Tahap 2 Mulai Rp830 Jutaan

Selasa, 3 Maret 2026 | 16:06

Tren hunian compact dan konsep rumah tumbuh semakin digandrungi di wilayah Tangerang. Merespons antusiasme pasar yang luar biasa, PT Summarecon Agung Tbk melalui unit bisnis terbarunya, Summarecon Tangerang, resmi meluncurkan Rona Homes Tahap 2.

BANTEN
Pelabuhan Alternatif dan Skema Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Pelabuhan Alternatif dan Skema Buffer Zone Disiapkan Antisipasi Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Merak

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:21

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa sejumlah langkah telah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan penumpang di kawasan Pelabuhan Merak, Banten.

NASIONAL
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko Pengaduan Kemnaker

Kamis, 12 Maret 2026 | 11:37

Pekerja yang belum menerima Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Lebaran 2026 dapat melaporkannya melalui posko pengaduan yang disediakan pemerintah.

KAB. TANGERANG
Citiplaza Kutabumi Ajak Anak Yatim Belanja Sembako dan Buka Puasa Bersama 

Citiplaza Kutabumi Ajak Anak Yatim Belanja Sembako dan Buka Puasa Bersama 

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:04

Dalam rangka menyambut Ramadan 2026, Citiplaza Kutabumi menggelar kegiatan sosial dengan mengajak anak-anak yatim dan piatu berbelanja kebutuhan pokok serta mengikuti buka puasa bersama melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill