Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Dukungan terhadap Arief R Wismansyah untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Banten 2024 makin santer. Kali ini dukungan tersebut datang dari para ulama di Kota Tangerang.
Ulama kharismastik Kota Tangerang KH Baijuri Khotib menyampaikan sosok Arief, mantan Wali kota Tangerang dua periode itu layak untuk maju menjadi Gubernur Banten.
Ia berpendapat untuk membangun Provinsi Banten yang religius dan berprestasi, diperlukan pemimpin yang memiliki pemikiran yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.
“Arief R Wismansyah adalah sosok yang berani, cerdas, tegas, dan memiliki kedalaman spiritual. Saya mendukung langkah maju Pak Arief,” kata Baijuri, Jumat 3 Mei 2024.
Baijuri juga menyinggung pemimpin yang dibutuhkan haruslah seorang laki-laki, sesuai dengan pandangan agama Islam.
Karena itu, ia menekankan agar Arief untuk segera mendaftar pencalonan Gubernur Banten, sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Kalau ada laki-laki, kenapa harus perempuan,” tegasnya.
Suara dukungan juga diutarakan Ketua Nadhatul Ulama (NU) Kota Tangerang Dedi Mahfudin.
Ia menyebut, Arief pernah menjadi wakil wali Kota Tangerang satu periode dan dua kali menjadi wali Kota Tangerang. Pengalaman selama 15 tahun itu merupakan bekal yang cukup untuk maju ke pencalonan Gubernur Banten.
"Cukuplah, beliau kan sudah sarat pengalaman, masih muda, religius dan cerdas," ujarnya.
Sementara itu, Pengamat Politik Memed Chumaedy berpendapat, Arief R Wismansyah seyogyanya mengambil formulir pencalonan, karena itu mekanisme yang harus ditempuh, baik menjadi bakal calon Gubernur maupun bakal calon wakil Gubernur.
"Harusnya Arief ngambil (formulir), karena dalam undang-udang pencalonan Gubernur, Wali Kota, Bupati bahwa pencalonan itu melalui partai politik. Artinya yang dicalonkan itu partai politik atau perorangan. Nah ketika memang berpikirnya itu partai politik, maka konsekuensinya harus daftar ke partai politik," ujar akademisi Universitas Muhamadiyah Tangerang ini.
Memed mengingatkan jangan sampai Arief tidak mengambil formulir dan hanya menunggu diajak partai.
"Menurut saya Pak Arief sedang mencoba menawarkan dirinya adalah layak untuk dipinang. Kemudian, urusan Gubernur itu dicalonkan oleh partai politik, nanti calon Gubernurnya ini yang menentukan wakilnya," ungkapnya.
Selain itu, ia menilai Arief tengah menjalankan proses dirinya bisa masuk ke semua tingkatan partai politik, kendati dia merupakan kader Partai Demokrat.
"Namanya rezim partai politik menginginkan bahwa semua pelaksanaan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur itu harus melalui fit and properites mekanisme partai politik," pungkasnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGParamount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.
PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews