Connect With Us

Dapat Dukungan Ulama Kota Tangerang, Arief Didorong Nyalon Gubernur Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 3 Mei 2024 | 18:46

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah membuka Musyawarah Daerah (Musda) III PPNI Kota Tangerang di D'Prima Hotel, Kota Tangerang, Minggu, 27 Agustus 2023. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Dukungan terhadap Arief R Wismansyah untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Banten 2024 makin santer. Kali ini dukungan tersebut datang dari para ulama di Kota Tangerang.

Ulama kharismastik Kota Tangerang KH Baijuri Khotib menyampaikan sosok Arief, mantan Wali kota Tangerang dua periode itu layak untuk maju menjadi Gubernur Banten.

Ia berpendapat untuk membangun Provinsi Banten yang religius dan berprestasi, diperlukan pemimpin yang memiliki pemikiran yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.

“Arief R Wismansyah adalah sosok yang berani, cerdas, tegas, dan memiliki kedalaman spiritual. Saya mendukung langkah maju Pak Arief,” kata Baijuri, Jumat 3 Mei 2024.

Baijuri juga menyinggung pemimpin yang dibutuhkan haruslah seorang laki-laki, sesuai dengan pandangan agama Islam.

Karena itu, ia menekankan agar Arief untuk segera mendaftar pencalonan Gubernur Banten, sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Kalau ada laki-laki, kenapa harus perempuan,” tegasnya.

Suara dukungan juga diutarakan Ketua Nadhatul Ulama (NU) Kota Tangerang Dedi Mahfudin.

Ia menyebut, Arief pernah menjadi wakil wali Kota Tangerang satu periode dan dua kali menjadi wali Kota Tangerang. Pengalaman selama 15 tahun itu merupakan bekal yang cukup untuk maju ke pencalonan Gubernur Banten.

"Cukuplah, beliau kan sudah sarat pengalaman, masih muda, religius dan cerdas," ujarnya.

Sementara itu, Pengamat Politik Memed Chumaedy berpendapat, Arief R Wismansyah seyogyanya mengambil formulir pencalonan, karena itu mekanisme yang harus ditempuh, baik menjadi bakal calon Gubernur maupun bakal calon wakil Gubernur.

"Harusnya Arief ngambil (formulir), karena dalam undang-udang pencalonan Gubernur, Wali Kota, Bupati bahwa pencalonan itu melalui partai politik. Artinya yang dicalonkan itu partai politik atau perorangan. Nah ketika memang berpikirnya itu partai politik, maka konsekuensinya harus daftar ke partai politik," ujar akademisi Universitas Muhamadiyah Tangerang ini.

Memed mengingatkan jangan sampai Arief tidak mengambil formulir dan hanya menunggu diajak partai. 

"Menurut saya Pak Arief sedang mencoba menawarkan dirinya adalah layak untuk dipinang. Kemudian, urusan Gubernur itu dicalonkan oleh partai politik, nanti calon Gubernurnya ini yang menentukan wakilnya," ungkapnya.

Selain itu, ia menilai Arief tengah menjalankan proses dirinya bisa masuk ke semua tingkatan partai politik, kendati dia merupakan kader Partai Demokrat.

"Namanya rezim partai politik menginginkan bahwa semua pelaksanaan calon Gubernur dan calon wakil Gubernur itu harus melalui fit and properites mekanisme partai politik," pungkasnya.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill