Connect With Us

Kenali Bedanya, Ini Jenis Warna Surat Suara untuk Pilkada 2024

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 26 November 2024 | 10:00

Ilustrasi jenis surat suara untuk Pilkada 2024 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 semakin dekat, tepatnya dilaksanakan pada Rabu, 27 November 2024.

Sebagai pemilih, penting untuk mengetahui perbedaan warna surat suara yang akan digunakan. 

Pasalnya, setiap warna surat suara mewakili kategori pemilihan yang berbeda, sehingga memahami perbedaan ini dapat membantu pemilih memberikan suara dengan tepat.  

Berikut penjelasan mengenai jenis dan warna surat suara yang digunakan dalam Pilkada 2024. 

Berdasarkan Keputusan KPU No. 1337/2024 tentang Desain Surat Suara dan Alat Bantu Tunanetra untuk Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, terdapat tiga jenis surat suara dengan warna berbeda. Berikut di antaranya.

1. Surat Suara Merah 

Surat suara berwarna merah digunakan untuk memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Pemilihan ini berlaku untuk tingkat provinsi, sehingga seluruh pemilih yang berdomisili di wilayah tersebut akan menggunakan surat suara ini.  

2. Surat Suara Biru 

Untuk pemilihan kepala daerah di tingkat kabupaten, surat suara berwarna biru akan digunakan. Pemilih di daerah kabupaten akan memilih pasangan calon bupati dan wakil bupati sesuai dengan wilayah administratif tempat tinggalnya.  

3. Surat Suara Hijau

Bagi pemilih yang tinggal di wilayah kota, surat suara berwarna hijau akan diberikan untuk memilih pasangan calon wali kota dan wakil wali kota.  

Perbedaan warna pada surat suara bertujuan agar pemilih dapat dengan mudah mengenali surat suara berdasarkan kategori pemilihan, serta mengurangi risiko keliru dalam memberikan suara, sehingga meminimalisir surat suara tidak sah.  

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill