Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang
Senin, 2 November 2026 | 16:58
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TANGERANGNEWS.com-Surat suara Pilkada Kota Tangerang mulai dilipat dan disortir oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Senin 4 November 2024, Senin 4 November 2024.
Proses tersebut dilakukan di Gudang KPU Kota Tangerang yang berlokasi di Kecamatan Karawaci, dengan melibatkan 200 tenaga pelipat.
Sekretaris KPU Kota Tangerang, Fandu Dwiadma Oktavirawan menjelaskan jumlah surat suara Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang sebanyak 1.414.274 lembar.
Jumlah tersebut, sudah termasuk surat suara cadangan sebanyak 2,5 persen dari total DPT Kota Tangerang.
"Kita targetkan 4 hari InsyaAllah selesai," kata Fandu.
Adapun proses pelipatan dibagi dalam dua shift. Untuk shift 1 pada pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Lalu shift 2 pukul 14.00 WIB hingga 22.00 WIB.
"Ada total 200 petugas yang kita kerahkan," tambah Fandu.
Setelah proses pelipatan dan penyortiran surat suara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang selesai, proses dilanjutkan untuk surat suara Gubernur dan Wakil Gubernur Banten.
"Per 1 November kemarin secara lengkap surat suara Gubernur dan Wali Kota datang secara bersamaan, dicetak oleh PT Gramedia di Cikarang," ungkapnya.
Bersamaan dengan surat suara, sebanyak 10-20 petugas juga dikerahkan untuk merakit kotak suara yang akan digunakan untuk Pilkada 2024 mendatang.
"Total, ada 5.412 kotak suara yang dirakit, sekaligus pemasangan kabel pengaman atau kabel tis," tutur Fandu.
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
TODAY TAGRatusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews