Connect With Us

Tingkatkan PAD, Sekda se-Banten Teken Kerja Sama Optimalisasi Pajak dan Opsen 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 29 November 2024 | 17:38

Penandatanganan optimalisasi pemungutan pajak dan sinergitas opsen oleh Sekda se-Provinsi Banten, di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Banten, pada Kamis, 28 November 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Sekretaris Daerah (Sekda) dari seluruh kabupaten/kota di Banten resmi menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terkait optimalisasi pemungutan pajak dan sinergitas opsen, yang berlangsung di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Banten, pada Kamis, 28 November 2024.

Penjabat (Pj) Sekda Banten Usman Asshidiqi Qohara mengatakan, kerja sama ini dilakukan dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, Pemprov Banten tidak dapat bekerja sendiri dalam mencapai target optimalisasi pajak.

Usman berharap, semua pemerintah kabupaten/kota di Banten dapat bersinergi. Selain itu, kerja sama ini juga meliputi penggunaan Bank Banten sebagai pusat penerimaan pajak.

"Inti dari kerjasama itu adalah menyatukan rekening untuk penerimaan, yakni Bank Banten. Bersama-sama membangun Banten dengan mengoptimalkan Bank Banten," ujar Usman usai penandatanganan perjanjian kerja sama.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten EA Deni Hermawan menambahkan, sinergitas dalam pemungutan opsen pajak bertujuan untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah. 

Deni menjelaskan, tiga jenis pajak yang dikenakan opsen, yakni Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB).

"Pada gilirannya, semakin kuat fiskal kabupaten/kota dan provinsi, bertujuan untuk pembangunan di kabupaten/kota dan Provinsi Banten," imbuhnya.

Lebih lanjut, salah satu poin dari perjanjian kerja sama ini adalah pengelolaan rekening operasional kabupaten/kota yang dipusatkan di Bank Banten. Selain itu, kerja sama ini mencakup dukungan pendanaan dan kegiatan bersama antara pemerintah daerah.

"Ujungnya adalah sinergitas berdasarkan kekuatan fiskal masing-masing. Namun, semakin ingin memperkuat fiskalnya, tentu semakin harus support pada penganggarannya," tukasnya. (adv)

NASIONAL
Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Berkendara Lawan Arah Bisa Dipenjara 5 Tahun

Minggu, 11 Januari 2026 | 11:35

Masih berani melawan arah demi menghemat waktu beberapa menit? Sebaiknya pikirkan berkali-kali. Selain mempertaruhkan nyawa, tindakan ceroboh ini bisa menyeret Anda ke balik jeruji besi hingga 5 tahun penjara.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

KOTA TANGERANG
Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Alun-alun Ahmad Yani Kota Tangerang Bakal Direvitalisasi Tahun Ini, Adaptasi Konsep Alun-alun Sempur Bogor

Senin, 12 Januari 2026 | 20:25

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan kembali merevitalisasi Alun-alun Ahmad Yani yanh ditargetkan rampung pada 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill