Connect With Us

Waspadai Nyeri Tengkuk Akibat Penggunaan Gadget, Ini Solusi dan Penanganannya

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 22 April 2025 | 10:35

Ilustrasi nyeri tengkuk. (Freepik / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Di era digital seperti sekarang, hampir seluruh aspek kehidupan terhubung dengan teknologi. Aktivitas sehari-hari kini tidak lepas dari perangkat digital seperti komputer, laptop, dan ponsel pintar. 

Kehadiran gadget yang memudahkan segala urusan juga membawa risiko tersendiri, terutama bagi kesehatan tubuh jika penggunaannya tidak disertai dengan postur yang benar.

Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik di Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Inge Jiemesha, Sp.KFR mengatakan, banyak orang yang tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam menatap layar gadget dalam posisi membungkuk. 

Kebiasaan ini bisa memicu ketegangan otot, salah satunya adalah nyeri pada bagian tengkuk yang sering kali kambuh dan sulit sembuh jika dibiarkan terus menerus.

"Posisi tubuh yang salah saat menggunakan gadget bisa menyebabkan tegangan berlebih pada otot leher. Jika dibiarkan, nyeri akan menjadi kronis dan mengganggu aktivitas harian," ujar dr. Inge Jiemesha.

Masalah ini sebenarnya bisa dicegah dengan kebiasaan sederhana. Salah satunya adalah menghindari posisi menunduk dalam waktu lama saat menggunakan gadget. 

Selain itu, penggunaan keyboard tambahan untuk laptop sangat disarankan jika Anda bekerja lebih dari 30 menit, karena bisa membantu menjaga postur tubuh tetap tegak dan leher tidak tegang.

Posisi layar juga perlu diperhatikan. Layar sebaiknya sejajar dengan mata, dan bisa disesuaikan menggunakan penyangga laptop agar kepala tidak perlu menunduk.

Namun, jika keluhan nyeri tengkuk sudah terlanjur muncul, ada beberapa langkah awal yang bisa dilakukan. Istirahat dari gadget selama beberapa saat, menggunakan obat pereda nyeri, serta melakukan peregangan otot secara berkala bisa membantu meredakan gejala. Dan yang paling penting, segera berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Bethsaida Hospital Gading Serpong melalui Poli Rehabilitasi Medik menyediakan layanan lengkap untuk menangani berbagai keluhan otot dan saraf, termasuk nyeri tengkuk. Di sini, pasien akan menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum diberikan terapi lanjutan yang sesuai. 

Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong dr. Pitono menjelaskan, beberapa metode terapi yang tersedia di antaranya adalah terapi panas dan dingin, elektroterapi, massage, laser, shockwave, serta latihan fisik.

Selain itu, tersedia juga terapi menggunakan Sling Redcord®, sebuah teknologi modern yang dirancang khusus untuk membantu pemulihan fungsi otot dan sendi secara efektif.

"Kami memiliki peralatan lengkap dan tenaga medis profesional untuk menangani berbagai kondisi, mulai dari keluhan ringan hingga kasus yang membutuhkan pemulihan jangka panjang. Kehadiran terapi Redcord® dan juga Terapi Robotik menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam menghadirkan layanan berbasis teknologi yang aman dan efektif," ujar dr. Pitono.

Poli ini juga menangani berbagai keluhan lainnya seperti nyeri punggung, cedera saat berolahraga, gangguan saraf, hingga rehabilitasi pasca stroke. Dukungan tenaga medis yang berpengalaman serta peralatan yang lengkap menjadikan layanan ini sebagai solusi terpercaya bagi masyarakat yang ingin terbebas dari nyeri dan kembali produktif di tengah tuntutan era digital.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill