Connect With Us

Andra Soni Sebut Pendapatan Guru di Banten Tertinggi Kedua di Bawah Jakarta 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 4 Juli 2025 | 11:07

Gubernur Banten Andra Soni. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Gubernur Banten Andra Soni menyebut pendapatan guru di Provinsi Banten merupakan yang tertinggi kedua di Indonesia, hanya satu tingkat di bawah DKI Jakarta.

Hal itu disampaikan Andra saat menemui para guru yang melakukan aksi demonstrasi terkait penghapusan Tunjangan Tambahan (Tuta) di Gedung Negara Provinsi Banten, Kamis 3 Juli 2025 dikutip dari detikcom.

"Penghasilan guru Banten saat ini ada di posisi mana?" tanya Andra, yang kemudian dijawab oleh Martin Al Kosim selaku koordinator lapangan aksi, "Posisi kedua setelah Jakarta."

Menurut Andra, pendapatan guru di Banten sudah tergolong tinggi, meskipun besaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten jauh lebih kecil dari DKI Jakarta. 

Ia mengungkapkan, Jakarta memiliki APBD sekitar Rp91 triliun, sementara Banten hanya sekitar Rp11 triliun.

"Artinya kepemimpinan sebelumnya sudah memberikan perhatian yang baik kepada guru. Tinggal kita lanjutkan," katanya.

Kata Andra, tugas utama guru adalah mengajar, sementara persoalan kesejahteraan menjadi tanggung jawab pemerintah.

Terkait masalah penghapusan Tuta, Andra menyebut akan dibahas kembali pada forum lanjutan yang dijadwalkan pada Kamis, 10 Juli mendatang.

"Ada beberapa hal yang tadi kita temukan dalam diskusi, mengenai sumbatan-sumbatan regulasi yang harus kita perjuangkan bersama-sama. Maka, diskusi ini akan kita lanjutkan pada hari Kamis," ucapnya.

Lebih lanjut, Andra menyampaikan harapannya agar pendapatan guru di Banten ke depan bisa menyamai DKI Jakarta. 

"Poin yang paling penting tadi, pendapatan guru di Banten itu nomor dua setelah DKI. Ingin naik lagi? Begitu ya. Ingin sama dengan Jakarta. Ya mudah-mudahan, mari kita doakan," tukasnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi menjelaskan, penghapusan Tuta dilakukan berdasarkan peraturan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Menurut aturan tersebut, jabatan seperti wakil kepala sekolah termasuk dalam tugas pokok dan fungsi (tupoksi) guru sehingga tidak lagi diberikan tunjangan tambahan.

Meski begitu, ia menegaskan Gubernur telah meminta jajarannya mencari jalan lain untuk memastikan kesejahteraan guru tidak berkurang secara drastis akibat penghapusan Tuta. 

"Sebetulnya Pak Gubernur langsung tanggap, bahwa jika Tuta tidak ada, pendapatan guru akan turun drastis. Itulah yang beliau tugaskan kepada kami, sejak beberapa bulan lalu, untuk memikirkan dan mencari solusi terkait penambahan pendapatan selain Tuta yang telah dihapuskan," pungkasnya.

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Yuk Ikut Kompetisi Video Kreatif Telkomsel, Boleh Pakai AI dan Berhadiah Gadget 5G

Senin, 13 Juli 2026 | 21:25

Telkomsel Jabotabek menggelar Telkomsel 5G Video Competition, sebuah ajang kreatif bagi masyarakat umum, pelajar, hingga mahasiswa untuk mengekspresikan perspektif mereka melalui karya video inspiratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill