Connect With Us

BPS: Penduduk Miskin Banten 772 Ribu Orang Periode Maret 2025

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 25 Juli 2025 | 19:41

Jumlah penduduk miskin Provinsi Banten periode Maret 2025 berdasarkan data BPS. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Data Badan Pusat Statistik Provinsi Banten membeberkan jumlah penduduk miskin Provinsi Banten pada periode Maret 2025 mencapai  772,78 ribu orang atau 5,63 persen.

Jumlah tersebut turun sekitar 4,7 ribu orang atau 0,07 persen dari total 777,49 ribu orang atau 5,70 persen pada September 2024.

Data tersebut berdasarkan  Resmi Statistik No. 35/07/36/Th. XIX, 25 Juli 2025, yang dirilis BPS Provinsi Banten.

Dalam data BPS disebutkan juga penurunan penduduk miskin turut didorong oleh inflasi yang terkendali dan pertumbuhan pada industri pengolahan.

Pada periode ini, angka garis kemiskinan pengeluaran rumah tangga di Provinsi Banten sebesar Rp3.571.692. Sedangkan Garis Kemiskinan per kapita mencapai Rp684.232.

Rata-rata rumah tangga miskin di Provinsi Banten memiliki anggota rumah tangga sebanyak 5,22 orang. 

Garis kemiskinan untuk kebutuhan makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan, setara 2.100 kalori per kapita per hari pada 52 jenis komoditi.

Sedangkan garis kemiskinan untuk kebutuhan bukan makanan adalah nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan dan kebutuhan pokok bukan makanan lainnya.

Di perkotaan mencapai 51 jenis komoditi bukan makanan. Sedangkan di pedesaan mencapai 47 jenis komoditi bukan makanan.

Peran komoditas pangan mencapai 73,01 persen dalam angka garis kemiskinan. Jenis komoditas makanan itu antara lain beras, telur ayam ras, rokok filter, dan kopi bubuk instan.

Sedangkan komoditas bukan makanan antara lain perumahan, bensin, pendidikan, listrik, serta perlengkapan mandi.

Paska pandemi Covid-19, tren penurunan angka kemiskinan di Provinsi Banten terus terjadi sejak periode Maret 2023.

Dari 6,24 persen pada periode September 2022, turun menjadi 5,63 pada periode Maret 2025.

Persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2025 sebesar 5,58 persen. Dibanding September 2024, jumlah penduduk miskin perkotaan naik sebanyak 21,4 ribu orang.

Sementara itu, persentase penduduk miskin pedesaan pada Maret 2025 sebesar 5,89 persen. Jumlah tersebut menurun sebanyak 26,1 ribu orang, dibanding tahun lalu.

BPS Provinsi Banten mencatat, ada beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan selama periode Maret 2024-Maret 2025. 

Pertama, terjadi penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada periode Februari 2024– Februari 2025 sebesar 0,38 persen poin. Kedua, inflasi y-o-y pada periode Maret 2024–Maret 2025 terkendali sebesar 0,70 persen.

Ketiga, laju pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada Triwulan III Tahun 2024 (y-o-y) sebesar 4,61 persen dan Triwulan I Tahun 2025 (y-o-y) sebesar 5,48 persen.

Keempat, industri pengolahan baik secara q-to-q dan y-o-y tumbuh secara positif, yaitu sebesar 0,61 persen dan 4,51 persen.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

WISATA
Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Perahu Keramat Berusia Ratusan Tahun Dimandikan di Festival Peh Cun Tangerang

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:05

Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati Klenteng Koet Goan Bio (Mpeh Peh Cun) Karawaci, Kota Tangerang. Mereka hadir untuk menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Pertjon (Peh Cun), sebuah tradisi khas warga Cina Benteng

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill