Connect With Us

Cegah Bullying, Gubernur Banten Instruksikan Pembinaan Kepsek dan Penguatan TPPK

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 14 November 2025 | 15:56

Gubernur Banten Andra Soni saat berkunjung ke Kota Tangsel, Kamis 13 November 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com–Gubernur Banten Andra Soni mengambil langkah strategis dalam menekan kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah yang belakangan kerap terjadi di sejumlah daerah, termasuk Banten.

Andra Soni secara khusus menugaskan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk melakukan pembinaan kepada seluruh kepala sekolah (kepsek) guna memperkuat upaya pencegahan.

“Untuk melakukan pembinaan sekaligus juga memaksimalkan organisasi atau lembaga yang telah kita buat untuk permasalahan bullying di sekolah,” katanya kepada wartawan di Kota Tangerang Selatan, Kamis 13 November 2025.

 

Komitmen Bersama dan Peran TPPK

Menurut Andra Soni, pembinaan kepsek ini bertujuan utama untuk memperkuat peran Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) di lingkungan sekolah.

TPPK memiliki peran penting dalam upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap praktik perundungan.

Namun, ia menegaskan bahwa program anti-bullying yang sudah ada harus didukung oleh komitmen bersama dari seluruh pihak.

“Sebenarnya kalau bicara tentang program sudah ada, namun ini harus ada komitmen dari guru, murid, dan orang tua untuk sama-sama kita bangun agar tidak terjadi di lingkungan sekolah,” tegasnya.

Peran TPPK, di antaranya adalah melalui pemberian pemahaman mengenai bahaya bullying kepada peserta didik dan peningkatan pengawasan.

"Hal ini termasuk, penggunaan CCTV di tempat-tempat tertentu di sejumlah sekolah," ujar Andra Soni.

 

Dampak Psikologis dan Sinergi Total

Andra Soni menyadari bahwa menghapus kasus bullying bukanlah tugas yang mudah dan tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.

Namun, dengan sinergi dan komitmen semua pihak, ia yakin upaya tersebut dapat menekan kasus perundungan.

Ia menekankan bahwa tindakan perundungan membawa dampak negatif yang signifikan, terutama pada kondisi psikologis anak. Oleh karena itu, gerakan setop bullying di sekolah wajib didukung oleh seluruh elemen pendidikan.

“Ini harus sama-sama kita sinergikan, agar tujuan sekolah didirikan adalah untuk mendidik, mencerdaskan, dan bagaimana anak-anak kita mendapatkan hak mereka,” pungkasnya.

OPINI
Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Ironi BPJS PBI: Melayani Setengah Hati

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:49

Bayangkan! Kita sedang menunggu antrian panjang untuk berobat, tetapi begitu sampai di meja pendaftaran, petugas pendaftaran mengatakan bahwa kartu BPJS PBI kita sudah tidak aktif, sehingga tidak bisa digunakan lagi.

KAB. TANGERANG
3 Generasi Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Nelayan Tanjung Kait Dapat Pasokan 10 Ribu Sak Semen

3 Generasi Tinggal di Rumah Tak Layak Huni, Nelayan Tanjung Kait Dapat Pasokan 10 Ribu Sak Semen

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:04

Bagi masyarakat pesisir Desa Tanjung Kait, Kabupaten Tangerang, deru angin laut dan pasang air bukan sekadar pemandangan, melainkan ancaman harian.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill